Senin 04 Apr 2022 13:33 WIB

Pertamina Regional JBT Jamin Stok Pertalite Aman

Masyarakat tidak perlu khawatir dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Muhammad Fakhruddin
Seorang petugas SPBU 44.505 08 Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang saat melayani konsumen BBM jenis Pertalite, Senin (4/4).
Foto: Istimewa
Seorang petugas SPBU 44.505 08 Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang saat melayani konsumen BBM jenis Pertalite, Senin (4/4).

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG -- Di tengah maraknya keluhan dari masyarakat yang mengaku kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memastikan pasokan BBM terutama BBM produk Pertalite cukup aman.

Bahkan ketahanan ketersediaan Pertalite masih cukup aman hingga sekitar 11 hari ke depan, guna memenuhi kebutuhan BBM di Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).  

Baca Juga

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT Brasto Galih Nugroho mengatakan, Angka ketahanan stok BBM jenis Pertalite tersebut belum termasuk stok di kilang maupun dalam proses pengiriman melalui kapal.

Di Jawa Tengah, jelasnya, terdapat 870 SPBU yang melayani penjualan produk Pertalite dan Pertamina telah berupaya melakukan ‘build up’ stok di setiap SPBU. “Stok akan selalu kami jaga sesuai dengan permintaan SPBU,” kata Brasto.

 

Pertamina, lanjutnya senantiasa memastikan suplai BBM berjalan dengan baik di masa bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri seiring dengan adanya peningkatan kegiatan ekonomi yang terjadi di wilayah Jawa Tengah, Pertamina juga melakukan antisipasi terhadap kebutuhan BBM.

Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dan membeli BBM sesuai kebutuhan, meski diakui saat ini kepadatan lalu lintas dan aktivitas masyarakat menjelang Ramadhan cukup tinggi. “Sehingga animo konsumen untuk konsumsi BBM juga meningkat,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan konsumen tetap memilih BBM Non Subsidi yang lebih berkualitas seperti Pertamax. Pertamax merupakan bahan bakar berkualitas untuk kendaraan bermesin bensin yang memiliki kandungan oktan 92.

Sehingga mampu menghasilkan kinerja mesin kendaraan yang lebih baik dan bertenaga, dengan tetap rendah emisi sekaligus cukup hemat dalam konsumsi BBM. Terlebih pada kendaraan yang menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection dan catalytic converters, penggunaan BBM beroktan tinggi seperti Pertamax sangat dianjurkan.

Sebab Pertamax tidak mengandung timbal, sehingga dapat memperpanjang usia mesin kendaraan. Pertamina juga mengapresiasi loyalitas pengendara terhadap BBM berkualitas, pengunaan Pertamax selain memiliki banyak manfaat bagi mesin kendaraan maupun bagi lingkungan.

“Pertamax memiliki keunggulan meningkatkan perfoma mesin kendaraan serta membuat mesin menjadi lebih dingin dan awet, irit bahan bakar (efisiensi) dan juga ramah bagi lingkungan,” tambah Brasto.

Sebelumnya, perihal kesulitan mengakses BBM jenis Pertalite diungkapkan oleh Andi (49), warga Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Ia mengaku biasa membeli BBM Pertalite di SPBU  44.502 atau SPBU Taman Unyil sambil pulang kerja di  sore hari.

Namun sekarang ia sering kecele karena saat akan membeli Peralite  sering kosong. "Sehingga mau tak mau harus membeli (mengisi) sepeda motornya dengan Pertamax, atau produk BBM yang tersedia saat itu," ungkapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement