Kamis 07 Apr 2022 14:28 WIB

Tips Ajarkan Anak Berpuasa

Orang tua bisa memberi pengetahuan agar anak bisa melaksanakan puasa sejak dini.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Yusuf Assidiq
Ilustrasi anak berpuasa
Foto: Yogi Ardhi/Republika
Ilustrasi anak berpuasa

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dosen Pendidikan Guru Paud Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Berda Asmara, memberikan tips untuk mengajarkan anak usia dini berpuasa. Pertama, orang tua bisa memberikan contoh melaksanakan puasa baik puasa wajib saat Ramadhan atau puasa sunnah seperti Senin dan Kamis.

Hal ini dilakukan karena anak usia dini memiliki rasa ingin tahu sangat tinggi, dan ia pasti akan bertanya tentang puasa itu bagaimana. "Dalam hal ini orang tua bisa memberi pengetahuan serta memfasilitasi agar bisa melaksanakan puasa sejak dini, mulai dari mengajak anak makan sahur dan mengajak berbuka puasa," kata Berda, Kamis (7/4/2022).

Kedua, kata Berda, ketika sudah memungkinkan, upayakan mengajarkan anak usia dini untuk berpuasa selama 3 atau 4 jam mulai dari sahur. "Misal sampai pukul 10 atau sampai Dzuhur jika dirasa anak sudah cukup kuat," ujar Berda.

Namun demikian, lanjut Berda, jika dirasa anak belum siap untuk melaksanakan puasa, jangan pernah dipaksa. Artinya, pengajarannya dilakukan secara pelan-pelan dan bertahap. "Karena apabila dipaksa akan membuat anak takut dan enggan untuk melaksanakan puasa," kata dia.

Berda melanjutkan, ketika anak sudah mulai mencoba berpuasa 3 hingga 4 jam, orang tua boleh memberi reward berupa pujian atau hadiah. Melalui cara ini dan bertahap, dapat menarik minat anak untuk melaksanakan puasa.

"Anak akan berhasil untuk melaksanakan puasa sesuai dengan usia anak yang semakin lama semakin tumbuh," kata dia. Berda juga menyarankan untuk mengajak anak ketika hendak melaksanakan makan sahur dan berbuka puasa.

Agar anak mau terlibat, kata dia, bisa diiming-imingi dengan menu kesukaannya, namun tetap memperhatikan makanan yang sehat dan bergizi, sehingga anak akan senang dalam menjalankan puasa. "Ini membuat anak akan lebih bersemangat untuk menjalani puasa karena memang ada makanan yang mereka senangi," kata Berda.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement