Senin 11 Apr 2022 18:23 WIB

Tim SAR Cilacap Evakuasi Pekerja Bangunan Tertimpa Bangunan

Proses evakuasi memakan waktu kurang lebih satu jam.

Rep: Idealisa Masyarafina/ Red: Fernan Rahadi
 Ilustrasi Kecelakaan Kerja
Foto: Republika/Mardiah
Ilustrasi Kecelakaan Kerja

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Seorang pekerja buruh bangunan tewas karena tertimbun pondasi rumah di Desa Pandansari RT 03 RW 04 Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Korban bernama Sulkim Suwanto (65 tahun), pekerja buruh warga Desa Candi Negara RT 3 RW 3 Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap I Nyoman Sidakarya menjelaskan, insiden ini terjadi pada Senin (11/4) Pukul 09.30 WIB saat sedang ada pekerja bangunan tengah membangun toko milik Bapak Madi.

Kejadian terjadi ketika pekerja sedang menggali lubang dengan ukuran 1x1 sentimeter untuk cakar ayam, dengan posisi di atas ada pondasi bangunan. Selang beberapa menit terjadi gerakan tanah pada pondasi yang mengakibatkan longsor pondasi pukul 09.00 WIB dan menimpa korban di bawah pondasi.

 

Posisi korban keadaan terlentang tubuh tertimpa bangunan pondasi.

"Tim SAR melakukan evakuasi pada Senin (11/4) pukul 11.40 WIB, dengan memberangkatkan satu regu dengan peralatan satu set alat ekstrikasi dengan dibantu oleh Potensi SAR di Banyumas," kata Nyoman.

Koordinator Unit Siaga SAR Banyumas Trisno mengatakan, proses evakuasi menggunakan alat satu set peralatan ekstrikasi dan memakan waktu kurang lebih satu jam.

"Proses evakuasi dengan kedalaman reruntuhan sekitar 4 meter dengan dibantu oleh alat berat atau ekskavator untuk membantu mengangkat pondasi tersebut," jelas Trisno.

Korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD Ajibarang.

Unsur SAR Gabungan terdiri Unit Siaga SAR Banyumas, TNI, Polri, Bpbd Banyumas, Dinas Perhubungan, Tagana, BHV, Celeng's Rescue, Rapi, MDMC Banyumas, dan masyarakat sekitar. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement