Sabtu 23 Apr 2022 22:58 WIB

Pertamina Pastikan Stok BBM di Madiun Aman Saat Lebaran

Untuk menambah pasokan, Terminal BBM Madiun didukung terminal Surabaya dan Yogyakarta

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Sejumlah petugas mengawasi proses pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke mobil tangki distribusi di  Terminal Terintegrasi Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina (ilustrasi). Depo Pertamina Terminal BBM Madiun menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Madiun dan sekitarnya tetap aman pada masa mudik dan balik Lebaran 2022.
Foto: ANTARA/Ahmad Subaidi
Sejumlah petugas mengawasi proses pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke mobil tangki distribusi di Terminal Terintegrasi Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina (ilustrasi). Depo Pertamina Terminal BBM Madiun menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Madiun dan sekitarnya tetap aman pada masa mudik dan balik Lebaran 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- Depo Pertamina Terminal BBM Madiun menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Madiun dan sekitarnya tetap aman pada masa mudik dan balik Lebaran 2022. Hal itu seiring dengan meningkatkan konsumsi masyarakat saat momentum tersebut.

Fuel Terminal Manager Depo Pertamina Terminal BBM Madiun Yudi Ristanto mengatakan, pihaknya telah membentuk Satuan Tugas Ramadhan yang berfungsi mengawasi pasokan dan penambahan stok BBM sejak H-10 hingga H+10 Lebaran 2022 dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM. "Kalau secara keseluruhan stok semua jenis BBM kami saat ini ada 20.000 kilo liter dan terus bertambah," ujar Yudi Ristanto di Madiun, Sabtu (23/4/2022).

Baca Juga

Menurut dia, untuk penambahan pasokan, Terminal BBM Madiun didukung oleh dua terminal besar, yakni Surabaya dan Yogyakarta sehingga ketahanan stok BBM akan selalu terjaga. "Insya Allah stok kami aman. Untuk Pertamina Dex tingkat ketahanan hingga 14 hari, solar 4 hari, Pertamax dan Pertalite 3 hari, dan masih ditambah dengan ketersediaan yang sedang jalan," kata dia.

Selama pelaksanaan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2022, wilayah Madiun dan sekitarnya diperkirakan akan ada kenaikan konsumsi BBM hingga 30 persen dari kebutuhan biasa. "Kenaikan tersebut kami perkiraan akan terjadi menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H," katanya.

Atas keamanan ketersediaan BBM tersebut, dia meminta konsumen tidak perlu khawatir. Jika konsumen mengalami kesulitan mendapatkan pasokan BBM dan elpiji dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau informasi melalui aplikasi MyPertamina.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement