Kamis 19 May 2022 16:24 WIB

Pekerjaan Rumah Pj Walkot/Wawali Yogya Membangun Kebangkitan Ekonomi Sosial

Cakupan vaksinasi dosis pertama dan kedua di Kota Yogyakarta di atas 100 persen.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta akan segera dilantik, mengingat masa jabatan Wali Kota/Wakil Wali Kota Yogyakarta akan segera berakhir. Namun, masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, prioritas yang harus diselesaikan saat ini yakni membangun kebangkitan ekonomi sosial. Pasalnya, di masa terkendalinya pandemi Covid-19 saat ini, pemulihan ekonomi harus didorong.

"Disaat pandemi sudah mulai mereda, saatnya kita untuk mendorong agar pemulihan dan kebangkitan ekonomi bisa kita jalankan," kata Heroe usai acara Syawalan di Kebon Ndelik Resto, Yogyakarta, Kamis (19/5/2022).

Heroe berharap kebangkitan ekonomi sosial di Kota Yogyakarta akan berjalan dengan cepat. Hal ini didukung salah satunya dengan cakupan vaksinasi Covid-19 yang sudah tinggi.

 

Untuk cakupan vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua di Kota Yogyakarta sendiri sudah di atas 100 persen. Sedangkan, untuk cakupan vaksinasi booster (dosis ketiga) juga sudah di atas rata-rata yang ditetapkan.

"Saya berharap semoga Yogyakarta secara modal sudah cukup, dari sekitar 87 persen booster, 250 persen vaksin, dan ketaatan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan itu bisa menjadi energi yang mempercepat pemulihan ekonomi di Kota Yogyakarta," ujarnya.

Masa jabatan Wali Kota/Wakil Wali Kota Yogyakarta sendiri berakhir 22 Mei 2022 ini. Heroe pun menyebut berencana untuk mencalonkan diri kembali di pilkada 2024 mendatang.

"Insya Allah (akan maju) karena masih panjang, moga-moga kita diberikan sehat sehingga pada saatnya nanti bisa ikut event di 2024," jelas Heroe.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement