Sabtu 28 May 2022 17:35 WIB

Buya Syafii Maarif, Tokoh Kebanggaan Warga Sumatra Barat

Buya Syafii memiliki pengaruh yang cukup besar di Sumatra Barat

Rep: c01/ Red: Fernan Rahadi
Buya Ahmad Syafii Maarif
Foto: LP3ES
Buya Ahmad Syafii Maarif

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Masyarakat Indonesia masih berduka atas kepergian sosok negawaran, Buya Syafii Maarif, Jumat (27/5/2022). Tak terkecuali bagi masyarakat Sumatra Barat. Apalagi Buya Syafii merupakan tokoh kelahiran dari daerah Sumbur Kudus, Sijunjung, Sumatra Barat.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatra Barat, Hansastri mengungkapkan Buya Syafii adalah tokoh kebanggaan dari Sumatra Barat yang memiliki wawasan nasional dan kebangsaan.

"Bagi kami beliau tokoh kebanggaan. Dari sekian banyak tokoh nasional dari Sumatra Barat beliaulah yang paling terkemuka saat ini. Kemudian beliau ini berwawasan nasional dan kebangsaan sehingga bisa diterima oleh semua kalangan dan menjadi Bapak Bangsa," ungkap Hansastri di kediaman Buya Syafii, Gamping, Sleman, DIY, Sabtu (28/5/2022)

Hasastri menggambarkan Buya Syafii sebagai sosok yang sederhana dan damai. Meskipun sudah menjadi tokoh nasional, namun perhatian Buya Syafii untuk kemajuan kampung halamannya di Sumatra Barat selalu tercurah.

Dikatakan oleh Hasastri, Buya Syafii selalu berpesan untuk kemajuan Sumatra Barat agar tidak tertinggal secara nasional baik dari segi nasional maupun pembangunan fisiknya. Sebagai tokoh dari Muhammadiyah, Buya Syafii memiliki pengaruh yang cukup besar di Sumatra Barat. 

Hasastri melanjutkan, Muhammadiyah menjadi organisasi yang paling terkemuka di Sumatra Barat karena masyarakat Sumatra Barat memiliki sifat egaliter yang selaras dengan karakter Muhammadiyah.

"Pengaruh beliau, namanya tokoh nasional sangat berpengaruh di sana. Apalagi beliau tokoh Muhammadiyah. Muhammadiyah itu kan paling terkemuka di Sumatra Barat karena kita, masyarakatnya egaliter cocok dengan karakter Muhammadiyah," kata Hasastri

Hasastri juga mengungkapkan nilai-nilai yang patut dicontoh oleh generasi muda saat ini dari sosok Buya Syafii, yaitu mengenai kegigihan dalam menuntut ilmu pengetahuan dan jangan berpikiran sempit agar dapat memperkaya wawasan

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement