Rabu 01 Jun 2022 17:53 WIB

Kasus Covid-19 Hasil Screening Pelajar di Bantul Terus Bertambah

Untuk kasus aktif saat ini tercatat 171 kasus.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi
Ilustrasi Lonjakan Kasus Covid-19
Foto: republika/mgrol100
Ilustrasi Lonjakan Kasus Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 DIY kembali melaporkan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada 1 Juni 2022 ini. Setidaknya, ada 43 kasus baru yang dilaporkan hari ini.

Sebagian besar kasus tersebut disumbang oleh Kabupaten Bantul yakni 40 kasus baru. Kepala Bagian Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji mengatakan, tambahan kasus baru di Bantul tersebut merupakan hasil screening terhadap pelajar di sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Termasuk hasil pelacakan kontak erat dari kasus yang sudah ditemukan dari screening sebelumnya. Pasalnya, pada 28 dan 29 Mei lalu ditemukan 30 kasus positif dari screening pelajar di Bantul. "40 (kasus) merupakan jumlah dari kelanjutan hasil screening PTM dan tracing kontak erat hasil positif sebelumnya," kata Ditya, Rabu (1/5).

Sedangkan, dua kasus baru disumbang Kabupaten Sleman dan satu kasus baru lainnya disumbang oleh Kabupaten Kulonprogo. Penambahan seluruh kasus baru hari ini merupakan pemeriksaan yang dilakukan terhadap 1.474 orang di DIY. "Untuk kasus aktif saat ini tercatat 171 kasus," ujar Ditya.

 

Secara kumulatif, total kasus positif di DIY hingga saat ini sudah tercatat sebanyak 220.754 kasus. Bertambahnya 43 kasus tersebut di DIY, menjadikan positive rate Covid-19 secara harian pada 1 Juni ini sebesar 2,92 persen.

Terkait dengan keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 juga masih menunjukkan angka yang sama dengan sebelumnya. Hal ini dikarenakan seluruh kasus baru Covid-19 yang dilaporkan hari ini menjalani isolasi mandiri karena tidak bergejala.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement