Senin 20 Jun 2022 13:31 WIB

Genbi Yogyakarta Gelar Kegiatan Mengajar di Kali Opak Tujuh Bulan

Kegiatan Genbi Mengajar mendapatkan sambutan baik dan masyarakat.

Rep: c01/ Red: Fernan Rahadi
Generasi Baru Indonesia atau Genbi menggelar acara kegiatan mengajar untuk anak-anak pada Ahad (19/6/2022)
Foto: Fitria Nurochimah
Generasi Baru Indonesia atau Genbi menggelar acara kegiatan mengajar untuk anak-anak pada Ahad (19/6/2022)

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Generasi Baru Indonesia atau Genbi menggelar acara kegiatan mengajar untuk anak-anak pada Ahad (19/6/2022) di Wisata Kali Opak Tujuh Bulan, Dusun Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Genbi merupakan sebuah komunitas yang terdiri dari mahasiswa penerima beasiswa dari Bank Indonesia.

Ketua kegiatan Genbi mengajar, Rizkiana Lutfi mengatakan Genbi sebagai penerima beasiswa memiliki tiga peran utama, yaitu sebagai front liner, agent of change, dan future leader. Digelarnya kegiatan mengajar untuk anak-anak ini menjadi salah satu bentuk implementasi dari tiga peran tersebut.

“Kita mendedikasikan dan mengimplementasikan di masyarakat supaya kita tahu keadaan masyarakatnya. Terus juga kita bisa terjun langsung, berkontribusi untuk pendidikan walaupun hanya sebatas di lingkup ini tetapi Insya Allah untuk adik-adik yang menjadi pesertanya mendapatkan kebermanfaatan dari acara kita ini,” ujar Rizkiana saat ditemui di Opak Tujuh Bulan, Ahad (19/6/2022).

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Genbi Yogyakarta, Pandu Nugroho. Ia mengatakan kegiatan Genbi mengajar merupakan bagian implementasi dari misi Genbi untuk masyarakat.

"Teman-teman semua semangat karena ini merupakan bagian dari realisasi misi kita, yaitu mewujudkan kesejahteraan kepada masyarakat," kata Pandu dalam sambuatan pembukaan Genbi Mengajar.

Rizkiana menjelaskan dalam kegiatan Genbi mengajar ini akan disampaikan beberapa materi terkait keuangan. Para peserta yang merupakan siswa Sekolah Dasar (SD) akan diberikan edukasi mengenai cinta rupiah dan cara mengetahui uang rupiah yang asli itu seperti apa. Mereka juga akan diajari tentang cara menabung dan pentingnya untuk menabung sejak usia dini.

Pengajaran yang dilakukan tidak hanya berupa teori tetapi para peserta juga akan diajak untuk praktik menabung melalui kegiatan menghias celengan. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat anak-anak untuk rajin menabung. Bentuk pembelajaraan dilakukan dengan metode diskusi di mana para peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok sehingga penyampaian materi dapat lebih efektif.

Selain materi tentang keuangan, para peserta juga akan diajak untuk menuliskan mimpi mereka di pohon cita-cita. Anak-anak akan dibimbing untuk mengetahui apa cita-cita mereka ketika dewasa kelak  dan bagaimana cara untuk meraihnya.

Setelah istirahat, kegiatan mengajar dilanjutkan dengan mengedukasi para peserta tentang bagaimana cara memilah sampah. Begitu usai makan siang, anak-anak akan diminta untuk memilah sampahnya dan memisahkannya ke dalam tempat sampah dengan kategori organik dan anorganik.

Menurut Rizkiana, kegiatan Genbi mengajar ini tidak hanya diadakan untuk anak-anak saja tetapi juga akan digelar untuk remaja untuk memberikan edukasi tentang bagaimana menggunakan uang digital.

Sejauh ini, Rizkiana mengatakan kegiatan Genbi Mengajar mendapatkan sambutan baik dan masyarakat. Bukan hanya anak-anak saja yang merasa antusias tetapi juga para walinya.

Ia berharap apa yang telah diajarkan dalam kegiatan ini kepada anak-anak dapat diimplementasikan tidak hanya untuk saat ini tetapi juga untuk masa depan, mengingat materi yang disampaikan merupakan materi yang sangat bermanfaat bagi masa depan anak-anak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement