Kamis 23 Jun 2022 18:52 WIB

Jamaah Haji Wanita Asal Sleman Berkesempatan ke Raudhah

Seluruh jamaah tampak puas dan merasa bersyukur bisa ke Raudhah.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Fakhruddin
Jamaah Haji Wanita Asal Sleman Berkesempatan ke Raudhah (ilustrasi).
Foto: Ismar Patrizki/Antara
Jamaah Haji Wanita Asal Sleman Berkesempatan ke Raudhah (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH -- Jamaah haji wanita dari Kloter 18 SOC asal Sleman berkesempatan ke Raudhah, Rabu (22/6). Kesempatan usai mendapat jadwal Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah yang dikirim oleh petugas sektor.

Ketua Kloter 18 SOC, Nurhuda mengaku bersyukur, seluruh jamaah tampak puas dan merasa bersyukur bisa ke Raudhah dan bisa melaksanakan shalat dan berdoa dengan nyaman. Apalagi, ziarah itu sudah diurus dan ditangani Daker Madinah dan sektor.

Baca Juga

Ia menerangkan, jamaah tinggal datang ke tempat kumpul, yakni pintu 24 untuk wanita sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Sesampainya jamaah di halaman, mereka akan dipandu oleh petugas dari sektor khusus yang ada di Madinah.

"Jadi, jamaah merasa sangat terbantu dengan sistem pelayanan ini," kata Nurhuda, Kamis (23/6/2022).

Kepuasan senada disampaikan Dona Aries Nayanti, jamaah haji asal Perumahan Taman Cemara, Padukuhan Jenengan, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Sleman. Dona yang berada di regu tiga rombongan tiga mengaku bersyukur atas sistem tersebut.

"Karena dengan sistem seperti ini kami merasa terfasilitasi dan senang. Jamaah dapat antre dengan rapi. Di Raudhah, saya bisa shalat dan berdoa dengan nyaman," ujar Dona.

Selain jamaah-jamaah wanita, untuk jamaah pria dari Kloter 18 SOC turut mendapat jadwal untuk melaksanakan ziarah ke Raudhah. Rencananya, mereka akan berziarah pada Jumat dini hari sekitar 02.00 WAS, pelaksanaannya dipandu petugas sektor.

Meski begitu, untuk jamaah pria rencananya akan masuk melalui pintu 37. Nurhuda menerangkan, selain ke Raudhah secara kolektif dengan tasyri, jamaah-jamaah haji bisa pula masuk secara mandiri dengan memanfaatkan aplikasi Eatmarna.

"Beberapa jamaah berhasil masuk dengan menggunakan aplikasi," kata Nurhuda.

Saat ini, Nurhuda menambahkan, jamaah-jamaah Kloter 18 SOC dalam kondisi yang sehat wal afiat. Hanya ada satu jamaah haji yang dirujuk ke KKHI karena kaki mengalami bengkak. Sudah divisitasi oleh paramedis kondisinya semakin membaik.

Sehingga, bisa bergabung kembali ke kloter 18 SOC. Kloter 18 SOC yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Sleman ini akan bergerak menuju Makkah pada Sabtu (25/6) pagi WAS. Karenanya, ia memohon doa dari keluarga dan masyarakat di Tanah Air.

"Semoga kami semua diberi kemudahan dan kelancaran," ujar Nurhuda.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement