Selasa 05 Jul 2022 03:45 WIB

KAI Surabaya Antisipasi Cuaca Ekstrem di Jalur Rel Mojokerto-Gubeng

KAI Daop 8 Surabaya melakukan inspeksi di delapan stasiun.

Penumpang menunggu jadwal keberangkatan kereta api di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Penumpang menunggu jadwal keberangkatan kereta api di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melakukan antisipasi terhadap cuaca ekstrem di sepanjang jalur rel Stasiun Mojokerto sampai Stasiun Surabaya Gubeng, dengan inspeksi menggunakan kereta lori. Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, di Surabaya, Senin (4/7/2022), mengatakan, inspeksi dilakukan di 8 stasiun yang menjadi objek pemeriksaan pelayanan, fasilitas dan pelaksanaan protokol kesehatan, meliputi Stasiun Mojokerto, Tarik, Kedinding, Krian, Boharan, Sepanjang, Wonokromo dan Surabaya Gubeng.

Dalam inspeksi itu, diperiksa prasarana pendukung perjalanan kereta api di antaranya jalur, jembatan, wesel, hingga mencari potensi bahaya di sepanjang jalur kereta, dengan dipimpin langsung EVP Daop 8 Surabaya, Heri Siswanto dan unit operasional hingga unit pelayanan."Inspeksi ini dilakukan untuk mengantisipasi cuaca yang ekstrem dan memastikan prasarana pendukung perjalanan kereta api dalam kondisi baik," kata Luqman, menjelaskan.

Baca Juga

Inspeksi juga dilakukan untuk memastikan secara langsung, bahwa pemeliharaan dan pengendalian risiko keselamatan sudah dilaksanakan dengan baik dan handal, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang sebentar panas dan tiba tiba hujan. Luqman mengatakan, dari hasil pemeriksaan pada hari ini, keseluruhan jalur mulai Stasiun Mojokerto hingga Stasiun Surabaya Gubeng dinyatakan aman, termasuk potensi pohon tumbang di perlintasan kereta, hingga potensi gangguan dari oknum yang masih beraktivitas di jalur kereta api.

"Secara umum semua fasilitas prasarana perkeretapian dan keselamatan perjalanan kereta api dalam kondisi baik, adanya temuan terkait fasilitas pelayanan yang tidak baik atau berfungsi segera menjadi perhatian untuk segera dilakukan perbaikan," kata Luqman.

Ia berharap, upaya dalam menjaga perjalanan kereta api ini menjadi bagian penting untuk mengingatkan kepada oknum yang masih beraktivitas di sekitar jalur KA, terlebih pada musim libur sekolah.

 

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement