Rabu 17 Aug 2022 16:00 WIB

Kawasan Kaliurang Hadirkan Beragam Acara Meriahkan HUT RI

Untuk tempat upacara dipilih destinasi yang relatif baru.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yusuf Assidiq
HUT Kemerdekaan (ilustrasi)
Foto: Wildan Hidayat
HUT Kemerdekaan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekraf Dispar Sleman, Aris Herbandang mengatakan, pantauan mereka beberapa kali akhir pekan diselenggarakan agenda-agenda di destinasi wisata mampu tingkatkan hunian hotel-hotel di Sleman.

Beberapa hotel bintang lima sampai bintang tiga justru ada beberapa yang tingkat huniannya mencapai 100 persen. Bahkan, tingkat hunian terendah masih sekitar 70 persen tapi tidak penuh karena jumlah kamar mereka mencapai 200an kamar lebih.

Sampai akhir 2022, ia mengungkapkan, masih terdapat beberapa agenda besar yang teragenda baik di Sleman dan wilayah-wilayah DIY lain. Sedangkan, terkait kunjungan ke destinasi, keberadaan agenda tidak begitu berpengaruh besar.

Meski begitu, Herbandang mengungkapkan, pelaku-pelaku pariwisata di sekitaran lereng Gunung Merapi tetap optimistis menyikapi kondisi tersebut. Dalam rangka menaikkan kunjungan wisatawan, mereka akan menggelar Gelar Budaya HUT 77 RI.

 

"Terdiri dari 23 komunitas dan tokoh-tokoh masyarakat bersama Dinas Pariwisata Sleman menyelenggarakan Gelar Budaya HUT 77 RI dengan rangkaian upacara bendera yang diikuti 130an lebih pelaku mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah," kata Herbandang.

Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono, yang mengenakan pakaian daerah Nusa Tenggara Timur. Untuk tempat upacara dipilih destinasi yang relatif baru, Nawang Jagad, di daerah Kaliurang Barat.

Kemudian, khusus untuk mangayubagyo HUT 77 RI pada 17 Agustus 2022, retribusi masuk kawasan wisata Kaliurang dan Kaliadem dibebaskan retribusinya. Herbandang berharap, agenda bersama ini akan mendapatkan apresiasi dari masyarakat luas.

Sekaligus, menjadi media promosi destinasi pariwisata Kaliurang dan Kaliadem. Setelah upacara bendera, ada flash mob Tari Badui yang dikemas menjadi satu seni pertunjukan yang dapat diikuti semua peserta upacara maupun pengunjung.

Agenda di Nawang Jagad berlangsung 09.00-10.30 dilanjut dengan agenda di Tlogo Putri 11.30-13.30 WIB. Untuk memeriahkan rangkaian acara, pelaku pariwisata Kaliurang akan mengikuti acara menggunakan pula pakaian-pakaian daerah.

Ketua Forum Masyarakat Kaliurang, Farchan Hariem menilai, agenda bersama ini jadi media mensyukuri kemerdekaan. "Menjadi momentum para pelaku pariwisata untuk bersama bangkit memulihkan ekonominya," kata Farchan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement