Kamis 29 Sep 2022 08:16 WIB

Stok Vaksin Meningitis di Jatim Tinggal 1.103 Dosis

KKP telah mengajukan penambahan vaksin miningitis hingga 30 ribu dosis.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fernan Rahadi
Vaksin meningitis (Ilustrasi)
Foto: Dailymail
Vaksin meningitis (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas I Surabaya mengungkapkan, stok vaksin meningitis di Jawa Timur terus menipis. Padahal, kata dia, kebutuhan vaksin tersebut mengalami peningkatan seiring kembali diperbolehkannya ibadah umrah di mana banyak jamaah yang dijadwalkan segera berangkat ke Tanah Suci. 

Slamet mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih menunggu kiriman tambahan vaksin meningitis dari pemerintah pusat. Sebab, ketersediaan vaksin miningitis di Jatim hanya tersisa 1.103 dosis saja.

"Sampai hari ini di KKP masih bisa dijalankan penyuntikan. Mungkin dosis terakhir sampai Jumat," ujarnya, Rabu (28/9).

Slamet melanjutkan, belum adanya tambahan pengiriman vaksin meningitis membuat KKP menutup pendaftaran bagi masyarakat sejak 19 September 2022. Stok yang ada sekarang, kata Slamet, akan dihabiskan untuk masyarakat yang telah mendaftar secara daring atau online. 

"Kalau sudah habis ya selesai. Tinggal menunggu dari pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan. Biasanya seminggu atau dua minggu baru datang," ujar Slamet.

Slamet menjelaskan, pihaknya telah mengajukan penambahan vaksin meningitis hingga 30 ribu dosis. Dia berharap permintaan segera dipenuhi pemerintah pusat, meski tidak langsung dipenuhi seluruhnya. "Mohon doanya semoga bisa segera terdistribusi," kata Slamet.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement