Ahad 09 Oct 2022 17:02 WIB

Waspadai Longsor dan Banjir, BPBD DIY Pastikan EWS Berfungsi

Pos pantau juga dibentuk bersama dengan relawan-relawan.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Muhammad Fakhruddin
Waspadai Longsor dan Banjir, BPBD DIY Pastikan EWS Berfungsi (ilustrasi).
Foto: Antara/Ampelsa
Waspadai Longsor dan Banjir, BPBD DIY Pastikan EWS Berfungsi (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD DIY, Lilik Andi Aryanto mengatakan, early warning system (EWS) sudah dipasang di berbagai di DIY. Terutama di kawasan yang rawan longsor dan banjir.

Lilik pun memastikan EWS yang dipasang, terutama di kawasan rawan longsor dan banjir berfungsi dengan baik. Terutama di masa pancaroba saat ini yang juga disertai adanya potensi cuaca ekstrem.

"Beberapa EWS sudah dipasang teman-teman kabupaten/kota, kemudian beberapa kali uji coba juga. Teman-teman di kabupaten/kota juga melakukan perawatan rutin (terhadap kerja EWS)," kata Lilik kepada Republika saat dihubungi, Ahad (9/10).

Lilik menyebut, ada puluhan EWS yang sudah dipasang di kabupaten/kota se-DIY. Sebagian besarnya yakni di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.

 

"EWS memang belum di semua sungai dipasang, sungai-sungai mengarah ke kota yang banyak (dipasang EWS), dan di Sleman ada beberapa. di DIY yang daerah rawan longsor ada beberapa EWS kita miliki baik provinsi maupun kab, di Kulon Progo dan Bantul tidak ada," ujar Lilik.

Lilik juga meminta agar personel BPBD di masing-masing kabupaten/kota untuk rutin melakukan pemantauan terhadap EWS. Hal ini guna memastikan EWS tetap berfungsi dengan baik, terlebih saat ini ada potensi banjir dan longsor mengingat sering terjadi hujan dengan curah tinggi.

"Teman-teman relawan pada saat kondisi seperti ini juga mohon memantau. Kami juga selalu koordinasi dengan kabupaten/kota, teman-teman relawan," jelasnya.

Selain EWS, pos pantau juga dibentuk bersama dengan relawan-relawan yang ada di masing-masing wilayah. Pos pantau dioptimalkan untuk memberikan peringatan dini maupun penanganan dan evakuasi jika terjadi bencana.

"Pos pantau itu yang memiliki kabupaten/kota, seperti adanya pos banjir di Boyong, d Sleman ada ada beberapa titik. BPBD DIY juga ada pos AJU, jadi di Gunungkidul hingga Sleman kita tempatkan satu pos AJU perwakilan BPBD DIY," tambah Lilik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement