Ahad 09 Oct 2022 23:15 WIB

Tujuh Perguruan Tinggi Ikuti Pengembangan Kepemimpinan di Spanyol

Berfokus kepada pengembangan kepemimpinan dan manajemen.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Fakhruddin
Tujuh Perguruan Tinggi Ikuti Pengembangan Kepemimpinan di Spanyol. Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Foto: Republika/Wahyu Suryana
Tujuh Perguruan Tinggi Ikuti Pengembangan Kepemimpinan di Spanyol. Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN -- Tujuh perguruan tinggi dari Indonesia terlibat pelatihan pengembangan kepemimpinan dengan tajuk Indonesian Partners Staff Training Workshop Phase 3. Pelatihan itu diselenggarakan di Granada, Spanyol, pada 26-30 September 2022.

Terdiri dari PTN dan PTS. Ada Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Brawijaya, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), President University, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Padjadjaran (Unpad) dan STIE Malangkucecwara.

Baca Juga

Mereka telah membentuk konsorsium yang didukung Kemendikbudristek. Kegiatan di Granada didukung tiga universitas mitra seperti University of Gloucestershire, University of Granada dan International School for Social and Business Studies.

Pelatihan ini merupakan bagian dari proyek Erasmus+ Indonesian Higher Education Leadership (Erasmus+ iHiLead). Berfokus kepada pengembangan kepemimpinan dan manajemen yang disesuaikan kebutuhan khusus pendidikan tinggi di Indonesia.

 

Pelatihan dibuka Representative of the Rector at University of Granada, Dr Irene Pedreira Romero dan dihadiri Tjitjik Srie Tjahjandarie dari Kemendikbudristek. Serta, perwakilan-perwakilan perguruan tinggi konsorsium Indonesia dan Eropa.

Koordinator Proyek Erasmus+ iHiLead UII, Dr Ilya Fadjar Maharika mengungkapkan, konsorsium berkomitmen membuat pelatihan-pelatihan kepemimpinan. Didesain sesuai kebutuhan peningkatan kapasitas kepemimpinan bagi perguruan tinggi di Indonesia.

"Pada 2023 nanti, proyek ini akan mengadakan 13 angkatan pelatihan kepemimpinan perguruan tinggi dan tersebar di tujuh perguruan tinggi. Melalui dukungan Kemendikbudristek, konsorsium berencana melibatkan lebih banyak perguruan tinggi di luar konsorsium," kata Ilya, Ahad (9/10).

Pelatihan adopsi konsep seminar best practice topik-topik terkait kepemimpinan beberapa perguruan tinggi di Eropa. Konsorsium tujuh perguruan tinggi Erasmus+ iHiLead membentuk Perkumpulan Pendidikan Kepemimpinan Perguruan Tinggi (Pemimpin).

Kepala Hubungan Internasional STIE Malangkucecwara, Ir Dwi Nita Aryani menilai, materi fokus formulasi dan implementasi. Melalui proyek Erasmus+ iHiLead yang memberi dampak peningkatan kualitas kepemimpinan perguruan tinggi di Indonesia.

Melalui wawasan dari beberapa praktik kepemimpinan perguruan tinggi di Eropa ini didesain ragam program lewat Erasmus+ iHiLead untuk perguruan tinggi Indonesia. Sehingga, tingkatkan kapasitas kepemimpinan di perguruan tinggi secara nasional.

Selain itu, materi pelatihan berfokus prinsip-prinsip dalam menciptakan dampak perguruan tinggi bagi lingkungan. Mendorong pengembangan kebijakan dan program yang menekankan proses dan hasil berdampak positif tata kelola perguruan tinggi.

"Keterlibatan perguruan tinggi mitra Eropa penting dimanfaatkan sebagai mitra perubahan mengadvokasi pentingnya efektivitas kepemimpinan perguruan tinggi di Indonesia," ujar Nita. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement