Sabtu 15 Oct 2022 19:57 WIB

Lebarkan Sayap, PBA Tandatangani MoU dengan Perusahaan Swiss

Penandatanganan MOU ini tak lepas dari perkembangan Perkumpulan Bumi Alumni.

Dalam rangkaian ulang tahunnya yang kedua, Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) kembali melebarkan sayapnya Go International dengan menandatangani MOU dengan SGT Handles GmbH.  SGT Handels GmbH adalah perusahan ekspor-impor yang berbasis di Bern, Swiss. PBA dan SGT Handrls GmBH bermaksud untuk mengenalkan produk-produk UMKM Alumni Indonesia ke pasar Eropa melalui akses pasar di Swiss.
Foto: dokpri
Dalam rangkaian ulang tahunnya yang kedua, Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) kembali melebarkan sayapnya Go International dengan menandatangani MOU dengan SGT Handles GmbH. SGT Handels GmbH adalah perusahan ekspor-impor yang berbasis di Bern, Swiss. PBA dan SGT Handrls GmBH bermaksud untuk mengenalkan produk-produk UMKM Alumni Indonesia ke pasar Eropa melalui akses pasar di Swiss.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangkaian ulang tahunnya yang ke-2 Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) kembali melebarkan sayapnya Go International dengan menandatangani MOU dengan SGT Handles GmbH.

SGT Handels GmbH adalah perusahan ekspor-impor yang berbasis di Bern, Swiss. PBA dan SGT Handrls GmBH bermaksud untuk mengenalkan produk-produk UMKM Alumni Indonesia ke pasar Eropa melalui akses pasar di Swiss.

Bertindak langsung dalam MOU ini adalah Ketua Umum Perkumpulan Bumi Alumni yaitu Ary Zulfikar atau Kang Azoo dan CEO SGT Handels GmbH, Winitiro Ramadhani yang akrab dipanggil Mas Dhani. Penandatanganan MOU dilakukan pada hari Jumat (14/10/2022) di Transluxury Hotel Bandung.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PBA Kang Azoo menyebutkan, penandatanganan MOU ini tak lepas dari perkembangan Perkumpulan Bumi Alumni (PBA), yang membutuhkan terobosan dalam mengembangkan pasar produk UMKM untuk Go International, yang sebelumnya PBA telah menandatangani MOU dengan Perusahaan Korea Selatan pada ulang tahun  PBA pertamanya, Prime Global Network Co. Ltd

Dalam kesempatan yang sama, Dhani menyatakan bahwa diharapkan dengan melalui akses pasar di swiss membuka juga market di pasar Eropa.

Dhani juga menyatakan bahwa  dia dan timnya sudah melihat marketplace yang dibangun oleh komunitas UMKM Alumni PBA dan melihat potensi yang ada sebagai galeri online yang dapat dikases oleh konsumen luar negeri. Oleh karena, disarankan untuk membuat payment gateway agar transaksi juga dapat dilakukan oleh konsumen di luar negeri.

Kang Azoo yang juga Ambassador WUSME for Indonesia, World Union of Small Medium Enterprise yang bermarkas di San Marino Italia menegaskan bahwa di era transformasi digital ini, marketplace bumialumni.com menjadi andalan dalam mengenalkan produk UMKM ke pasar global. Oleh karenanya, saat ini Bumialumni.com terus melakukan pengembangan fitur termasuk upaya kerjasama dengan UMKM lainnya di negara-negara lain. Mengingat transaksi perdagangan sudah borderless atau tidak mengenal batas-batas negara lagi. 

Hadir pula dalam kegiatan ini beberapa pengurus Perkumpulan Bumi Alumni, yaitu Sekretaris Umum Arie Budiman,  Ketua Koperasi Kuali Indonesia  Yayan Abdul Wahid dan ketua PSBA Arief Budiman (Aboh) serta jajaran pengurus lainnya seperti Epi Zaenal, Prima Dewi, Yudianta, Bambang Satriaji, Aji Chandra, Anto Ramadhani dan IB Satriyo

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement