Selasa 25 Oct 2022 08:42 WIB

E-Parkir Android Mulai Diujicobakan di Kota Malang

Metode mobile ini turut mendukung penerapan digitalisasi parkir.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan uji coba e-Parking android di sejumlah titik di Kota Malang.
Foto: Diskominfo Kota Malang
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan uji coba e-Parking android di sejumlah titik di Kota Malang.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah berusaha meningkatkan pelayanan parkir melalui melalui digitalisasi. Salah satu langkhanya dilakukan melalui uji coba e-parkir menggunakan Android Mobile Point of Sales (MPOS) pada sejumlah titik parkir.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengungkapkan, terobosan ini bertujuan memberikan  parkir yang lebih baik dan meningkatkan retribusi jasa parkir.  Seperti diketahui, parkir termasuk salah satu perhatian Pemkot Malang sehingga secara bertahap terus dibenahi. "Termasuk MPOS ini kita uji cobakan di area CFD dan halte Macito sejak Oktober," kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Widjaja turut menjelaskan secara teknis bagaimana layanan tersebut berfungsi. Teknisnya saat kendaraan masuk area parkir, maka petugas menginput nomor kendaraan di perangkat. Karcis parkir diserahkan ke pengguna bersangkutan.

Kemudian saat kendaraan keluar, karcis dikembalikan ke juru parkir dan pembayaran bisa tunai dan nontunai menggunakan QRIS. Bukti bayar yang dicetak mesin selanjutnya diserahkan ke pengguna parkir.

Pada sistem tersebut, menurut Widjaja, semua aktivitas riwayat terekam. Dengan demikian, hal ini dapat  memantau aktivitas juru parkir. "Misal di titik parkir A berapa kendaraan yang parkir serta riwayat nominal retribusi parkir. Alhamdulillah, dari evaluasi awal terlihat kenaikan perolehan retribusi," kata Widjaja.

Setelah fase evaluasi, akan dilakukan penyempurnaan metode penerapan dan penambahan alat di P-APBD 2022 hingga 10 unit. Hal ini agar penerapan dapat diperluas dengan terlebih dahulu dilakukan pembinaan pada para jukir terkait penerapan sistem tersebut.

Hadirnya metode mobile ini turut mendukung penerapan digitalisasi parkir yang telah dimulai dengan operasional sejumlah pintu parkir elektronik di Kota Malang.  Beberapa di antaranya seperti di kawasan Stadion Gajayana, Gedung Kartini, Perkantoran Terpadu, dan RSUD Kota Malang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement