Jumat 30 Dec 2022 20:53 WIB

Dosen Unisa Yogya Bagikan Tips Jaga Kesehatan di Musim Hujan

Potensi hujan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi di DIY.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
Pengendara menggunakan ponco saat hujan di kawasan Ngabean, Yogyakarta, Rabu (28/12/2022).
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Pengendara menggunakan ponco saat hujan di kawasan Ngabean, Yogyakarta, Rabu (28/12/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Penghujung akhir 2022 ini, musim hujan masih terjadi di Indonesia, tidak terkecuali di DIY. Dosen Prodi Keperawatan dan Profesi Ners Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Deasti Nurmaghupita, pun membagikan tips untuk menjaga kesehatan selama musim hujan ini.

Deasti mengatakan, cuaca dingin selama musim hujan mudah menimbulkan penyakit. Untuk itu, perlu dilakukannya pencegahan dengan menjaga ketahanan tubuh agar terhindar dari penyakit.

"Pergantian musim kemarau ke musim penghujan ini biasanya membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan, terutama perubahan cuaca yang ekstrem. Hal ini disebabkan karena tubuh dipaksa beradaptasi dengan suhu dan kelembaban udara yang berbeda dari sebelumnya," kata Deasti,  Jumat (30/12/2022).

Ada beberapa tips untuk menjaga kesehatan selama musim hujan yang dapat dilakukan. Pertama yakni dengan mandi dan keramas setelah kehujanan. Deasti mengatakan, untuk sebagian orang yang kehujanan beberapa kali tidak berpengaruh kepada tubuhnya.

 

Meski begitu, ada sebagian orang yang hanya sekali terkena hujan langsung mengalami demam. Untuk itu, membersihkan diri dengan mandi dan keramas setelah kehujanan dapat menjadi salah satu upaya untuk terhindar dari penyakit.

Untuk tips kedua, katanya, yakni dengan mengusahakan tubuh untuk selalu dalam keadaan hangat. "Tips ketiga yakni tidur cukup dan tidak begadang, serta tips kelima dengan banyak minum air putih," ujarnya.

Lebih lanjut, Deasti menyebut, mengonsumsi makanan sehat dan menjaga makanan agar selalu higienis juga harus dilakukan agar terhindar dari penyakit. Termasuk mencukupi kebutuhan dengan asupan vitamin C, guna mendukung daya tahan tubuh selama musim hujan.

Tips selanjutnya, jangan lupa berolahraga secara rutin dan menjaga kebersihan rumah. "Jangan lupa tetap menjaga suasana tetap happy di musim hujan agar jiwa selalu sehat. Nyalakan lampu ruangan dan nikmati suasana hujan di luar ruangan," tambah Deasti.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY menyebut bahwa dari 28-30 Desember 2022 ini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga terjadi di DIY. Hal ini dikarenakan anomali suhu muka laut positif wilayah Laut Jawa dan Samudera Hindia selatan DIY dan Jawa Timur yakni +1 c sampai +2,5 C, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG DIY, Warjono mengatakan, kondisi Madden Julian Oscillation (MJO) di fase lima, serta aktifnya gelombang Rossby Ekuator di wilayah utara Jatim juga menyebabkan adanya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah di DIY.

Selain itu, kondisi angin konvergensi serta Kelembaban udara yang relatif cukup tinggi mencapai 90 persen, dan labilitas lokal yang cukup kuat, juga dikatakan turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan.

Berdasarkan kondisi tersebut, diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak 28-30 Desember 2022. Hujan sedang hingga lebat tersebut dapat disertai kilat atau petir, dan angin kencang untuk periode tiga hari ke depan di wilayah DIY

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement