Jumat 06 Jan 2023 13:11 WIB

Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Catat Waktu Pendaftarannya

Tahun ini kuota untuk siswa beragama Islam disediakan sebanyak 730 siswa.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fernan Rahadi
Penghafal Alquran (ilustrasi).
Foto: Republika.co.id
Penghafal Alquran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dinas Pendidikan Kota Surabaya kembali membuka beasiswa bagi siswa-siswi penghafal kitab suci. Kuota yang disediakan mencapai 1.317 siswa jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, MI/l, atau Paket A, dan SMP, MTs, atau Paket B.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, apresiasi diberikan kepada warga Surabaya yang memiliki kemampuan pemahaman dan hafalan kitab suci untuk agama Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu.

"Upaya-upaya untuk menumbuhkan kecintaan dan pengamalan siswa kepada kitab suci masing-masing terus menjadi perhatian kami. Karena ini bagian dari pendidikan karakter siswa," kata Yusuf, Jumat (6/1/2023).

Yusuf menjelaskan, kuota yang disediakan tahun ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya hanya disediakan 1.212 beasiswa penghafal kitab suci. Yusuf melanjutkan, pendaftaran beasiswa telah dibuka mulai 2 Januari dan akan dilangsungkan hingga 30 Januari melalui laman generasiemasdispendik.surabaya.go.id.

 

Yusuf merinci, tahun lalu, kuota untuk agama Islam disediakan sebanyak 680 siswa, Kristen 243 siswa, Katolik 110 siswa, Buddha 30 siswa, Hindu 120 siswa, dan Khonghucu 29 siswa. Sedangkan tahun ini kuota untuk siswa beragama Islam disediakan sebanyak 730 siswa, Kristen 257 siswa, Katolik 120 siswa, Buddha 40 siswa, Hindu 130 siswa, dan Khonghucu 40 siswa.

Siswa kelas VI SD yang lulus seleksi sebagai penerima beasiswa akan menerima uang saku dan nantinya juga berhak untuk mendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri jalur prestasi penghafal kitab suci," ujarnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dispendik Kota Surabaya, Muhammad Sufyan mengambahkan, pendaftaran dibuka mulai 2 Januari sampai 30 Januari 2023. Bersamaan dengan pendaftaran, langsung dilakukan verifikasi administrasi oleh tim Dispendik.

Pengumuman lulus administrasi dilakukan pada 1 Februari 2023 lewat website Dispendik Surabaya. Mereka yang lulus seleksi administrasi akan menjalani tes secara tatap muka pada 7 Februari sampai 10 Februari. "Hasil seleksi baru diumumkan pada 20 Februari 2023," kata Sufyan.

Sufyan mengatakan, kriteria penilaian untuk hafalan dan pemahaman kitab suci masing-masing agama berbeda. Kriteria ditentukan setelah Dispendik Kota Surabaya berkoordinasi dengan berbagai unsur dari tiap agama serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya.

Sufyan pun mengaku telah berkoordinasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Surabaya, Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Surabaya, Majelis Pendidikan Katolik, Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (Megabudhi), serta Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement