Selasa 07 Feb 2023 08:36 WIB

3,000 Lebih Mahasiswa UGM Terima Insentif Prestasi di 2022

Pemberian insentif ini sangat membantu keberlanjutan perkuliahan.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Yusuf Assidiq
Kampus UGM.
Foto: Wahyu Suryana.
Kampus UGM.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kasubdit Kreativitas Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan UGM, Suherman, mengatakan UGM memberikan insentif prestasi kepada 3,000 lebih mahasiswa. Hal tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian para mahasiswa berpretasi sejak 2016 silam.

"UGM memberikan insentif prestasi tidak kurang dari Rp 2 miliar kepada 3.000-an mahasiswa di 2022 lalu," kata Suherman dalam keterangannya.

Upaya tersebut mampu membuahkan hasil yang gemilang pada 2022 ketika mahasiswa UGM berhasil meraih 1.547 medali dari berbagai  kejuaraan baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Ke-1.547 medali tersebut diperoleh mahasiswa dari Fakultas Biologi 34 medali, FEB 116 medali, Fakultas Farmasi 152 medali, Fakultas Filsafat 22 medali, Fakultas Geografi 30 medali, Fakultas Hukum 96 medali, dan FIB 88 medali.

 

Lalu, Fisipol 119, FKKMK 91 medali, FKG 33 medali, FKH 20 medali, Fakultas Kehutanan 25 medali, FMIPA 117 medali, Fakultas Pertanian 78 medali, Fakultas Peternakan 31 medali, dan Fakultas Psikologi 45 medali. Berikutnya, Fakultas Teknik 291 medali, FTP 28 medali, serta SV 131 medali.

Suherman menyampaikan dasar pemberian insentif penghargaan prestasi kepada mahasiswa tertuang dalam SK Rektor UGM terkait penghargaan prestasi. Dalam penetapannya juga memperhatikan standar biaya umum (SBU) yang berlaku.

Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan, Dr Hempri Suyatna, menambahkan ada tiga semangat dasar dari UGM dalam memberikan insentif prestasi bagi mahasiswa. Pertama, sebagai penghargaan atas prestasi yang dicapai. Kedua, sebagai bantuan kepada mahasiswa dalam partisipasi kompetisi tersebut.

Ketiga, untuk memotivasi mahasiswa agar terus berprestasi. Ia menyebutkan banyak diantara peraih insentif prestasi merupakan mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah dan mahasiswa golongan UKT 1 dan 2.

Dengan begitu, pemberian insentif prestasi ini sangat membantu dalam mendukung keberlanjutan perkuliahan. "Tentu besaran pemberian insentif/penghargaan prestasi adalah skala kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa apakah regional, nasional maupun internasional, dan juga apakah kegiatan kompetisi diikuti secara individu ataupun tim," ujar dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement