Senin 13 Feb 2023 03:03 WIB

Gibran Disandingkan dengan Dico, Juliyatmono : Bagus, Sama-Sama Muda

Keduanya sudah menjiwai sebagai kepala daerah muda.

Rep: c02/ Red: Yusuf Assidiq
Sekretaris DPD I Golkar Jawa Tengah Juliyatmono berkomentar soal bagaimana jika Wali Kota Solo Gibran Rakabuming disandingkan dengan Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Ahad (12/2/2023).
Foto: Muhammad Noor Alfian
Sekretaris DPD I Golkar Jawa Tengah Juliyatmono berkomentar soal bagaimana jika Wali Kota Solo Gibran Rakabuming disandingkan dengan Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Ahad (12/2/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Plt Ketua DPD Golkar Kota Solo sekaligus Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik atas berhembusnya kabar disandingkannya Wali Kota Solo Gibran Rakabuming dengan Bupati Kendal Dico M Ganinduto di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah di 2024 mendatang.

"Saya kira bagus-bagus juga karena sama-sama relatif usia muda," kata Juliyatmono, Ahad (12/2/2023).

Ia mengatakan hal tersebut karena mengingat adanya pergeseran, di mana saat ini eranya milenial, generasi teknologi. Ia bahkan menilai putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut secara positif.

"Wali kota Solo jauh lebih muda, progresif, punya talenta, mestinya juga harus komunikatif. Kolaborasinya mereka-mereka yang punya pikiran progresif yang sama sehingga warna demokrasi menjadi menarik," katanya.

Bahkan, ia menyebut keduanya sudah menjiwai sebagai kepala daerah muda. Hal tersebut membuka ruang baru untuk lahirnya pemimpin di generasi mendatang.

"Dua tahun ini kan mereka juga sudah menjiwai tugasnya. Tugas sebagai pemimpin daerah oleh keduanya dan mulai punya improvisasi, mulai punya kreativitas. Nah, kalau keduanya terus akrab itu baik juga untuk membuka ruang bagi pemimpin masa depan," ujar dia.

Kendati demikian, Juliyatmono menyebut Gibran mempunyai peluang di dua daerah. Baik di Jateng maupun di DKI Jakarta.

"Mas Gibran kan tinggal soal pilihan. Mau memilih Jateng, DKI, beliau, ini rumah tangga beliau. Tapi sosok kader-kader Golkar yang ada di Jateng saya berupaya mulai untuk menata, mengingatkan," katanya.

Menurut Juliyatmono hal tersebut karena mendekati tahun politik di 2024 mendatang. "Karena 2024 pertarungannya kan pemilihan serentak, saya DPD I juga sudah menyiapkan 35 kabupaten kota. Baik, bupati atau wakil bupati wali kota atau wakil wali kota sekalipun. Bahkan gubernur kan parsial harus menyiapkan," tegasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement