Jumat 21 Apr 2023 14:53 WIB

Jadikan Idul Fitri Penyemangat Umat Jalin Ukhuwah

Ibadah puasa sebulan lamanya mengolah raga dan meningkatkan mutu akidah.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
Ribuan jamaah yang melaksanakan Shalat Ied padati Alun-alun Selatan, Kota Yogyakarta, Jumat (21/4/2023).
Foto: Republika/Silvy Dian Setiawan
Ribuan jamaah yang melaksanakan Shalat Ied padati Alun-alun Selatan, Kota Yogyakarta, Jumat (21/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Masyarakat DIY, khususnya di Kota Yogyakarta, sudah mulai merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 H pada Jumat (21/4/2023) ini. Momentum Idul Fitri ini pun diharapkan dapat menjadi penyemangat umat Muslim dalam menjalin kerukunan dan persatuan.

Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Sumadi usai menjalani sholat Idul Fitri (Ied) di halaman Balai Kota Yogyakarta, Jumat (21/4/2023). Sumadi juga berpesan agar hal-hal yang telah dilaksanakan di bulan Ramadhan menjadi pembelajaran untuk dilaksanakan di hari-hari ke depan.

"Pada pagi hari ini ada sebagian masyarakat Kota Yogyakarta melaksanakan sholat Ied, dan insya Allah besok juga ada sebagian masyarakat yang akan melaksanakan sholat Ied," kata Sumadi, Jumat (21/4/2023).

"Jadikan momen Idul Fitri sebagai penyemangat kita untuk menjalin rasa persatuan dan ukhuwah di antara seluruh umat Muslim dan seluruh warga Kota Yogyakarta," lanjut Sumadi.

 

Pelaksanaan sholat Ied di kompleks Balai Kota Yogyakarta dimulai pukul 07.00 WIB. Meski begitu, masyarakat sudah mulai memadati kawasan tersebut sejak pukul 06.00 WIB.

Sholat Ied di Balai Kota Yogyakarta diimami oleh Ustaz Baihaqi Arief Al Hafidz. Bertajuk 'Bahagia Bersama di Hari Raya', Muhammad Chirzin sebagai khatib menyampaikan bahwa kebahagiaan adalah keharmonisan pikiran, perkataan, dan perbuatan.

Hari kemenangan bagi umat Islam ini menjadi hari di mana kebahagiaan merupakan buah dari ibadah puasa sebulan lamanya saat Ramadhan.

"Ibadah puasa sebulan lamanya mengolah raga, mengolah jiwa, mengolah rasa, mencerahkan rohani, meningkatkan mutu akidah, ibadah, dan muamalah, insya Allah," kata Chirzin saat menyampaikan khotbah.

Chirzin menekankan ibadah puasa menyuburkan iman di dalam dada, mendorong untuk giat bekerja, bergaul dengan sesama secara benar. Hal ini tentu dirasakan jamaah yang hadir melaksanakan ibadah Shalat Ied pagi ini, khususnya yang ada di kompleks Balai Kota.

"Hari Raya Idul Fitri menjadi puncak setelah sebulan lamanya berpuasa hingga selesai Ramadhan, bahagia pun hadir dari harmonisnya pikiran, perkataan, dan perbuatan," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement