Ahad 04 Jun 2023 13:04 WIB

Gandeng Dai NU, Ustaz Hanan Attaki Harap Bisa Lebih Masif Dakwah ke Milenial

Hanan Attaki dinilai bisa menjadi energi baru untuk penguatan ahlusunnah wal jamaah.

Ustadz Hanan Attaki (kiri)
Foto: Republika/Edi Yusuf
Ustadz Hanan Attaki (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER -- Dakwah yang dilakukan Ustaz Hanan Attaki bakal menggandeng ulama-ulama muda Nahdlatul Ulama (NU). Tujuannya, mengembangkan dakwah ala Wali Songo di kalangan milenial di wilayah perkotaan atau urban.

"Biasanya saya melakukan dakwah sendiri, insya Allah saya sekarang bisa berkolaborasi dengan dai-dai muda NU dengan lebih masif lagi, lebih baik lagi, sehingga anak-anak muda Indonesia setelah hijrah benar-benar menjadi ahlussunnah wal jamaah," tegasnya.

Ia berharap, bersama para dai muda NU bisa berkolaborasi dalam menggarap dakwah anak muda milenial di seluruh Indonesia.

"Saya ingin berbagi dengan teman-teman dai-dai muda NU supaya bisa sama-sama berkolaborasi dalam menggarap dakwah anak muda milenial di seluruh Indonesia," kata Hanan Attaki.

 

 

Hanan Attaki bersama KH M Mushoddiq Fikri Farouq menggelar Majelis Zikir Rotibul Haddad Jember bertema The Real Ahlussunah Wal Jamaah di Masjid Pondok Pesantren Riyadlus Sholihien, Kabupaten Jember, Jumat (2/6) malam.

Namun Hanan mengaku tidak akan mendefinisikan sendiri arti ahlussunah wal jamaah. "Itu bukan kapasitas saya. Saya manut kepada dawuh kiai yang mendefinisikan ahlusunnah wal jamaah. Tugas saya sebagai dai di kalangan anak muda adalah menerjemahkan dawuh para kiai ke dalam bahasa anak-anak muda," katanya.

Wakil Bendahara Gerakan Pemuda Ansor Jatim dan Bendahara Yayasan Nusa Bangsa Indonesia (NBI) Mahathir Muhammad mengatakan Hanan Attaki bisa menjadi napas dan energi baru untuk penguatan ahlusunnah wal jamaah di kalangan milenial urban.

Mahathir membenarkan pernah menjadi bagian dari kelompok menolak pengajian Konser Langit Hanan Attaki di Jember. Namun penolakan itu bukan karena Hanan Attaki, tapi karena orang yang mengagendakan acara tersebut terindikasi aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement