Ahad 18 Jun 2023 16:47 WIB

Tiba di Madinah, Jamaah Kuota Tambahan Tempati Hotel Dekat Masjid Nabawi

Jamaah kuota tambahan yang direncanakan di Madinah sekitar 3.400 jamaah.

Rep: Agung Sasongko/ Red: Yusuf Assidiq
Jamaah calon haji di Madinah.
Foto: Republika TV/Agung Sasongko
Jamaah calon haji di Madinah.

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyiapkan hotel tempat transit bagi jamaah haji Indonesia kuota tambahan yang tiba di Bandara Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA) dekat dengan Masjid Nabawi Madinah.

"Alhamdulillah semua berjalan lancar. Jamaah senang dan bahagia, karena hotel dekat Masjid Nabawi. Jadi sambil transit bisa shalat lima waktu di Nabawi," kata Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ali Machzumi, Ahad (18/6/2023).

Hal itu disampaikan Ali di sela-sela dirinya beserta tim menyambut kedatangan jamaah kuota tambahan dari kelompok terbang (kloter 13) Embarkasi Padang atau PDG 13 dengan 392 penumpang tiba di Hotel Gloria Fayrouz Al Massi (Syimaliyah) pada Ahad dini hari pukul 02.10 waktu Arab Saudi.

Ali menyebutkan ada tiga hotel yang menjadi tempat transit bagi jamaah kuota tambahaan selama di Madinah yakni Hotel Mirage Al Salam, Front Taiba, dan Hotel Gloria Fayrouz Al Massi.

"Untuk yang di Hotel Mirage sektor lima, jamaah sudah diberangkatkan ke Makkah. Sampai saat ini ada lima kloter yang masuk Madinah dan alhamdulillah, tiga di antara sudah diberangkatkan ke Makkah dan mereka akan ke Madinah lagi untuk Arbain," katanya.

Ali menambahkan dari rencana awal 24 kloter jamaah kuota tambahan, dijadwalkan hanya 13 kloter yang akan transit satu malam di Madinah sebelum diberangkatkan ke Makkah.

"Jamaah kuota tambahan yang direncanakan di Madinah sekitar 3.400 jamaah dan ada tiga hotel yang disiapkan. Masih ada delapan kloter yang akan tiba di Madinah dan seluruhnya disiapkan satu hotel di Gloria Fayrouz Al Massi," kata Ali.

Petugas, kata Ali, telah bersiap menyambut kedatangan jamaah kuota tambahan dan dengan disiapkan di satu hotel, diharapkan pelayanan terhadap jamaah bisa maksimal.

 

Ali memastikan para jamaah kuota tambahan yang transit di Madinah mendapatkan layanan yang sama baik dari akomodasi, transportasi, bimbingan ibadah, sampai konsumsi.

"Insya Allah mereka akan mendapatkan akomodasi hotel, mereka mendapatkan konsumsi selamat datang, sarapan, makan siang, dan sebelum ke Madinah mendaparkan makan selamat jalan. Tidak perlu khawatir selama di Madinah, konsumsi dan akomodasi terjamin," ujarnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement