Sabtu 15 Jul 2023 21:45 WIB

Mulai Agustus 2023, Bandara Ahmad Yani Semarang Layani Penerbangan Umroh

PT Angkasa Pura I sudah menerima permohonan dari Lion Air Group.

Sejumlah penumpang berjalan di area landasan parkir pesawat seusai tiba di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah.
Foto: ANTARA/Aji Styawan
Sejumlah penumpang berjalan di area landasan parkir pesawat seusai tiba di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Hardi Ariyanto memastikan bandara di Kota Semarang bakal melayani penerbangan khusus umroh langsung ke Madinah.

“Direncanakan ada penerbangan langsung dari Bandara Ahmad Yani sehingga para jamaah dari wilayah Kota Semarang dan sekitarnya tidak harus ke Jakarta atau Surabaya terlebih dulu,” katanya di Semarang, Sabtu (15/7/2023).

Terkait rencana itu, PT Angkasa Pura I sudah menerima permohonan dari Lion Air Group untuk penerbangan langsung bagi jamaah umroh pada Agustus 2023.

Menurut dia, hal tersebut akan membuat tren positif pergerakan penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani. Selain itu, manajemen terus berkomitmen untuk meningkatkan dan menjaga kualitas pelayanan di bandara.

 

Adapun upaya yang terus dilakukan adalah dengan memastikan tersedianya berbagai pilihan transportasi penghubung di bandara, menyediakan berbagai variasi penyewa guna menunjang kebutuhan pengguna jasa.

Serta memastikan tersedianya layanan konsumen berbasis offline dan online sehingga pengguna jasa dapat dengan mudah memperoleh informasi seputar layanan bandara baik sebelum dan saat melakukan perjalanan dengan pesawat udara.

PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani mencatat sebanyak 1.030.563 orang penumpang pada semester pertama 2023 atau periode Januari-Juni 2023.

“Dengan kata lain telah mengalami pertumbuhan sebesar 42 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022 yang hanya mencapai 725.928 pergerakan penumpang,” katanya.

Ia menyebut pertumbuhan juga terjadi pada jumlah pergerakan pesawat udara dengan jumlah 8.870 pergerakan atau tumbuh sebesar 36 persen dibandingkan dengan pergerakan pesawat pada periode Januari-Juni 2022 lalu dengan jumlah 6.543 pergerakan pesawat udara.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement