Rabu 09 Aug 2023 18:49 WIB

Pemkot Batu Upayakan Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah 

Pemkot Batu bekerja sama dengan berbagai komunitas termasuk Saber Pungli.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Fernan Rahadi
Pembuangan sampah sementara liar (ilustrasi).
Foto: Republika/Yogi Ardhi
Pembuangan sampah sementara liar (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BATU -- Pemerintah Kota (Pemkot) Batu tengah berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah. Hal ini khususnya tentang pemilahan sampah dari rumah dan lingkungan.

Kali ini, Pemkot Batu bekerja sama dengan berbagai komunitas termasuk Saber Pungli. Keduanya menyelenggarakan kegiatan pilah sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS 3R) di Balaikota Among Tani Kota Batu pada Rabu (9/8/2023). 

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menegaskan, pihaknya dengan berbagai komunitas termasuk Sabers Pungli terus melakukan edukasi kepada masyarakat. "Kami menyadari bahwa perubahan tidak bisa terjadi dengan cepat. Namun, membutuhkan waktu dan proses yang berkelanjutan," kata Aries.

Ia meyakini proses ini akan membuat masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah. Hal ini terutama pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, lingkungan, dan pribadi. 

Sebagai langkah awal, pihaknya memulai kegiatan tersebut di Balai Kota Among Tani. Hal ini karena wilayah tersebut memiliki banyak kantor dan pegawai. Ia berharap dari kantor-kantor tersebut, pemilahan sampah sudah dapat dilakukan sehingga tidak perlu ada pemilahan yang dilakukan seperti saat ini.

Pj Wali Kota juga menekankan pentingnya memberikan contoh nyata dalam pengelolaan sampah. Ia mengeklaim Rumah Dinas Wali Kota dan Rumah Sekda telah melaksanakan pemilahan sampah. Dengan memberikan contoh seperti ini, ia yakin bahwa masyarakat akan ikut serta dan mengikuti langkah positif dalam pengelolaan sampah.

Dalam kegiatan ini, Sabers Pungli juga turut berperan aktif dengan menginisiasi kampanye pemilahan sampah dari rumah. "Kita tidak menggandeng Sabers Pungli, malah mereka yang inisiatif menggandeng kita melakukan kampanye untuk melakukan pemilahan sampah dari rumah," jelas Aries.

Pada kesempatan ini, dia juga menyampaikan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak mematuhi pemilahan sampah di ruangan-ruangan kantor. Sementara itu, mengenai perkembangan TPS 3R, iabmengungkapkan proyek ini tengah berjalan dengan membangun sarana dan prasarana di berbagai kelurahan dan desa. Meskipun TPA Tlekung masih menghadapi tantangan serupa, langkah-langkah seperti penambahan mesin pyrolisis dan berbagai teknik pengolahan sampah telah diambil untuk mengatasi permasalahan volume sampah.

Di samping itu, dia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Batu untuk bersama-sama terlibat dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih baik. Dengan tindakan konkret seperti pemilahan sampah dari rumah, diharapkan Kota Batu dapat menjadi contoh sebagai kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement