Senin 25 Sep 2023 08:33 WIB

Kalahkan Satria Muda di Final, Prawira Juara Seri Kedua IBL 3x3 Indonesia Tour 2023

Persaingan kedua tim sangat menegangkan.

Rep: Fitriyanto/ Red: Fernan Rahadi
Sejumlah pebasket Prawira Harum Bandung meluapkan kegembiraan usai menang pada babak final Indonesia Basket League (IBL) Tokopedia 2023 di Gor C-Tra Arena Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2023). Prawira Harum Bandung berhasil menjadi juara IBL Tokopedia 2023 usai mengalahkan Pelita Jaya Bakrie Jakarta dengan skor 63-58.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Sejumlah pebasket Prawira Harum Bandung meluapkan kegembiraan usai menang pada babak final Indonesia Basket League (IBL) Tokopedia 2023 di Gor C-Tra Arena Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2023). Prawira Harum Bandung berhasil menjadi juara IBL Tokopedia 2023 usai mengalahkan Pelita Jaya Bakrie Jakarta dengan skor 63-58.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Prawira Harum Bandung mampu keluar dari tekanan Satria Muda Pertamina Jakarta pada partai final Indonesian Basketball League (IBL) Tokopedia 3x3 Indonesia Tour 2023 seri kedua, di Mall Kota Kasablanka, Ahad (24/9/2023). Prawira akhirnya menjuarai turnamen seri kedua ini dengan skor 17-13. Prawira bangkit di seri kedua setelah tidak lolos ke fase knock-out pada seri pertama. 

Persaingan kedua tim sangat menegangkan. Terutama di awal, ketika Prawira unggul dua angka (5-3) karena tembakan dua angka dari Hans Abraham. Sementara Satria Muda bisa menyamakan kedudukan menjadi 6-6 di sisa waktu lima menit. 

Memasuki menit ke-8, Prawira unggul 12-9. Situasi ini sebenarnya sudah tidak menguntungkan bagi kedua tim yang sudah team-foul. Sehingga setiap pelanggaran akan menghasilkan dua free throw bagi lawan. 

Malang bagi Avan, karena dia harus keluar di sisa satu menit akibat mengalami cedera kaki kiri. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Prawira. Pada sisa 26 detik, Firdhan mencetak satu angka dengan lay up untuk unggul 13-11 dari Satria Muda. Permainan pun ditutup dengan skor 17-13 untuk kemenangan Prawira. 

 

Prawira berhasil bangkit di turnamen ini. Sebab pada seri pertama di Tangerang, mereka hanya menang sekali dari tiga laga (1-3) sehingga tidak lolos dari babak penyisihan grup. 

Kemudian mereka melakukan rotasi pada seri kedua ini, dengan memasukkan M Fhirdan Guntara menggantikan Bryan Adha Elang Praditya. Akhirnya mereka sukses menjadi juara seri kedua. Prawira menang empat kali dari lima pertandingan, termasuk mengalahkan Satria Muda di final.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement