Senin 02 Oct 2023 12:18 WIB

Masjid Kayu Turkiye Masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO

Salah satunya yakni Masjid Ulu di Provinsi Afyon, Anatolia tengah.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Yusuf Assidiq
Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan Masjid Kayu Hypostyle Anatolia Abad Pertengahan di Turki telah ditambahkan ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.
Foto: Anadolu Agency
Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan Masjid Kayu Hypostyle Anatolia Abad Pertengahan di Turki telah ditambahkan ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Dua situs bersejarah Turkiye dianugerahi status warisan dunia oleh UNESCO. Salah satunya adalah masjid-masjid yang terbuat dari kayu yang ada di negara tersebut.

Dalam pertemuan tahunan yang diadakan di Riyadh antara 10-25 September, Komite Warisan Dunia UNESCO mengumumkan 42 tambahan baru dalam Daftar Warisan Dunia. Dari Turki, kota kuno Gordion dan lima masjid Anatolia era abad pertengahan masuk dalam daftar.

Sejarah Gordion, sekitar 90 kilometer dari Ankara, dimulai hampir 4.500 tahun yang lalu hingga Zaman Perunggu Awal. Situs ini paling dikenal sebagai ibu kota kerajaan Zaman Besi yang merdeka, Frigia, yang didirikan setelah runtuhnya Kekaisaran Het.

Sisa-sisa situs tersebut ditemukan secara tidak sengaja pada 1890-an, ketika perusahaan kereta api Turkiye-Jerman membangun jalur kereta api Berlin-Baghdad. “Sebelumnya, tidak ada yang tahu di mana Gordion berada,” kata pemimpin pekerjaan penggalian, Gareth Darbyshire, dari Universitas Pennsylvania.

Setelah penggalian singkat pada 1900 menemukan serangkaian gundukan dari kerajaan Frigia, Gordion. Namun, hal ini tetap tidak tersentuh hingga akhir tahun 1950-an, ketika tim dari Universitas Pennsylvania melanjutkan penggalian.

Dilansir di Al Monitor, Senin (2/10/2023), Direktur Proyek Arkeologi Gordion, Brian Rose mengatakan, kota ini merupakan pusat Kerajaan Frigia yang menguasai sebagian besar Asia Kecil pada awal milenium pertama SM.

Penggalian selama puluhan tahun, yang dipimpin oleh University of Pennsylvania, menemukan sisa-sisa dari berbagai zaman, termasuk benteng awal Frigia pada akhir abad ke-10 dan ke-9 SM.

Mereka juga berhasil mengungkap mosaik batu berhias pertama di dunia dan gundukan pemakaman tertinggi ketiga di dunia, yang diyakini dibangun oleh Raja Midas untuk ayahnya, Gordias, raja pertama Gordion.

Selain Gordion, UNESCO juga mengakui lima masjid kayu yang dibangun pada akhir abad ke-13 dan pertengahan abad ke-14, di berbagai wilayah Turkiye. Penambahan pada daftar tersebut dibuat dengan judul 'properti serial', yang berarti beberapa struktur di tempat berbeda.

Masjid Ulu di Provinsi Afyon di Anatolia tengah, Masjid Ahi Serefeddin di Ankara, Masjid Sivrihisar Ulu di Provinsi Eskisehir di Anatolia Tengah, Masjid Mahmut Bey di Provinsi Laut Hitam Kastomunu, dan Masjid Esrefoglu di Provinsi Konya di Anatolia Tengah, diakui sebagai Status Warisan Dunia.

“Sistem struktur masjid yang tidak biasa, menggabungkan selubung bangunan eksterior yang terbuat dari pasangan bata dengan beberapa baris kolom interior kayu (hypostyle) yang menopang langit-langit dan atap kayu datar,” kata UNESCO.

Disampaikan pula bahwa masjid-masjid ini terkenal dengan keahlian mengukir kayu dan hasil karya tangan, yang digunakan dalam struktur, perlengkapan arsitektur, dan perabotannya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement