Jumat 19 Jan 2024 18:32 WIB

Dua Hari Hujan Lebat, Polres Bantul Catat Tujuh Kecelakaan Lalu Lintas

Salah satunya kejadian kecelakaan pikap yang terguling di Ring Road Selatan.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Garis polisi.
Foto: Antara/Jafkhairi
(ILUSTRASI) Garis polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL — Sejumlah kejadian kecelakaan lalu lintas dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dalam dua hari terakhir. Salah satunya kejadian kecelakaan kendaraan pikap yang terguling di Ring Road Selatan.

“Tujuh kecelakaan lalu lintas terjadi dalam dua hari terakhir saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Bantul,” kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Jumat (19/1/2024).

Baca Juga

Menurut Jeffry, tidak ada korban jiwa akibat kejadian kecelakaan lalu lintas itu. Namun, sembilan orang dilaporkan mengalami luka-luka. Ia menyebut salah satu faktor penyebab kecelakan itu kondisi jalan yang licin karena hujan. Selain itu, faktor kecepatan kendaraan, yang kurang diperhatikan pengendara saat kondisi hujan.

Karena itu, Jeffry mengingatkan pengguna kendaraan lebih berhati-hati berkendara saat kondisi hujan. “Bila hujan dan minim penerangan, baiknya tidak ngebut. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan,” kata Jeffry.

 

Pikap terguling

Pada Kamis (18/1/2024), dilaporkan kecelakaan lalu lintas tunggal di ruas jalan Ring Road Selatan wilayah Padukuhan Jadan, Kalurahan/Kelurahan Tamantirto, Kecamatan/Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul.

Jeffry mengatakan, kecelakaan dialami kendaraan pikap yang dikemudikan warga berinisial K (23 tahun), warga Magelang, Jawa Tengah. Pikap itu membawa satu penumpang, berinisial HI (34), warga Purworejo, Jawa Tengah.

Jeffry menjelaskan, awalnya pikap tersebut melaju dari arah timur ke barat, sekitar pukul 03.45 WIB. “Sampai di tikungan depan CARfix, pikap tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan,” kata dia.

Pikap tersebut lantas mengenai tiang penerangan jalan dan kemudian terguling ke kiri. Menurut Jeffry, kecelakaan itu diduga terjadi karena pengemudi kurang konsentrasi dan kondisi jalan yang basah. “Penyebabnya kurang konsentrasi dan jalan basah, sehingga licin dan pikap oleng,” ujar dia.

Akibat kecelakaan itu, mobil pikap mengalami kerusakan di bagian bodi depan dan kaca depan pecah. Sementara pengemudi pikap mengalami luka memar pada kaki kiri. “Untuk penumpangnya mengalami luka patah tulang bahu kiri dan luka sobek di kaki tangan dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping,” ujar Jeffry.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement