Selasa 24 Feb 2026 19:23 WIB

DPRD: Biar Pajak tak Bebani Rakyat, Pemprov Jateng Harus Kreatif Tingkatkan PAD

Warga Jateng memprotes kenaikan pajak kendaraan.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng), Sumanto (tengah), memberikan keterangan kepada awak media soal rencana Pemprov Jateng memberikan relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar lima persen, Kamis (19/2/2026). Hal itu disampaikan setelah Sumanto dan jajaran DPRD Jateng menerima audiensi Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno (kanan).
Foto: Kamran Dikarma/Republika
Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng), Sumanto (tengah), memberikan keterangan kepada awak media soal rencana Pemprov Jateng memberikan relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar lima persen, Kamis (19/2/2026). Hal itu disampaikan setelah Sumanto dan jajaran DPRD Jateng menerima audiensi Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Mohammad Saleh, mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng harus lebih kreatif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Hal itu menjadi catatan Saleh merespons satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Menurut Saleh, kreativitas dalam meningkatkan PAD dibutuhkan agar Pemprov Jateng tidak hanya bertumpu atau mengandalkan penerimaan pajak. Baru-baru ini warga Jateng turut diketahui mengeluhkan dan mengkritik lonjakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) akibat pemberlakuan opsen. 

Baca Juga

"Yang pertama, tentu kreativitas birokrasi kita harus bagus dalam peningkatan PAD. Jadi kita tidak anjlok ke dalam masalah pajak," ujar Saleh, Selasa (24/2/2026).

Dia berpendapat, salah satu cara yang dapat ditempuh Pemprov Jateng untuk meningkatkan PAD adalah dengan memberdayakan aset-aset milik BUMD dan daerah. Namun dia mendorong agar bentuk pemberdayaan tidak hanya terbatas pada menyewakan lahan, misalnya. 

"Sehingga aset-aset itu juga bisa memberikan sumbangsih terhadap pendapatan daerah. Kalau aset kan itu aset-aset kita sendiri, kalau diberdayakan tentu bermanfaat bagi kita. Sehingga itu menjadi penopang salah satu pendapatan," kata Saleh. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement