Selasa 03 Mar 2026 15:54 WIB

Pemprov Jateng Kejar Penambalan 3.300 Titik Jalan Berlubang Sebelum Masuki Arus Mudik

Terdapat 17.850 titik jalan berlubang di Jateng.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Pengendara melintasi jalan berlubang di Desa Kedung Benda, Kemangkon, Purbalingga, Jateng.
Foto: ANTARA/Idhad Zakaria
Pengendara melintasi jalan berlubang di Desa Kedung Benda, Kemangkon, Purbalingga, Jateng.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengejar perbaikan jalan berlubang menjelang arus mudik Lebaran 2026. Saat ini terdapat lebih dari 3.300 titik jalan berlubang yang masih harus diperbaiki atau ditambal. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jateng, Henggar Budi Anggoro, mengungkapkan, berdasarkan pendataan, terdapat 17.850 titik jalan berlubang di Jateng. Sejak Januari-Februari 2026, sebanyak lebih dari 14 ribu titik di antaranya telah diperbaiki dengan cara ditambal. 

Baca Juga

"Yang sisa yang belum kami tangani itu masih ada 3.395 (titik jalan berlubang)," ungkap Henggar ketika diwawancara, Ahad (1/3/2026). 

Dia menambahkan, Semarang dan Tegal termasuk wilayah dengan titik jalan berlubang terbanyak yang masih perlu diperbaiki. Jumlahnya masing-masing mencapai lebih dari 1.000 titik. "Kemudian di Pati masih ada 900. Lalu di Purwodadi ada 400 sekian," ujarnya. 

Semua titik jalan berlubang di wilayah-wilayah tersebut berada di jalan provinsi yang penanganannya menjadi tanggung jawab Pemprov Jateng. Panjang jalan provinsi di Jateng mencapai 2.440 kilometer.

Henggar mengatakan, dia menargetkan perbaikan atau penambalan jalan berlubang di jalan provinsi Jateng rampung sebelum arus mudik Lebaran dimulai. "Insya Allah, kalau saya pasang target dua minggu sebelum Lebaran saya minta selesai," ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement