Rabu 04 Mar 2026 01:05 WIB

Tak Hanya Bupati, KPK Turut Bawa Sekda dan Sejumlah Kadis Pekalongan ke Jakarta

Penyidik KPK juga memboyong sejumlah dokumen.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
Foto: Wikimedia Commons
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN -- Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi mengonfirmasi tim penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Pemkab Pekalongan terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Dia menyebut, pihak yang diperiksa KPK termasuk Sekda Kabupaten Pekalongan dan beberapa kepala dinas. 

Riki mengungkapkan, tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait di Mapolres Pekalongan Kota. "Yang diperiksa kurang lebih ada 11 orang, di antaranya Pak Sekda Kabupaten Pekalongan, beberapa kepala dinas, ada salah satu camat juga, kemudian dari pihak swasta atau rekanan yang mungkin sedang dicurigai," kata Riki saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026). 

Baca Juga

Namun, dia menyebut, Fadia Arafiq tak diperiksa di Mapolres Pekalongan Kota. Riki mengatakan, tim penyidik KPK memulai pemeriksaan pada Selasa dini hari, sekitar pukul 1 atau 2 pagi.

"Pemeriksaan selesai tadi kurang lebih jam 2 siang. Kemudian jam 3 diberangkatkan menggunakan bus ke Jakarta," ucapnya. 

Menurut Riki, hampir semua pihak yang diperiksa KPK di Mapolres Pekalongan Kota dibawa ke Jakarta. "Termasuk Pak Sekda, kepala dinas-kepala dinas, kepala bagian, lalu ada satpam dan ajudan juga," ujarnya. 

Dia mengungkapkan, selain membawa para terperiksa, penyidik KPK juga memboyong sejumlah dokumen. Ada pula beberapa unit mobil yang turut diamankan dan dibawa tim penyidik KPK. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement