Senin 16 Mar 2026 15:45 WIB

Antisipasi Situasi Darurat, Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans di Gerbang Tol Kalikangkung

Helikopter disiagakan di helipad Kalikangkung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Polda Jawa Tengah (Jateng) menyiagakan helikopter ambulans di kawasan Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Helikopter tersebut disiagakan pada 13-25 Maret 2026 guna mengantisipasi situasi darurat selama arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jateng.
Foto: Dok Humas Polda Jateng
Polda Jawa Tengah (Jateng) menyiagakan helikopter ambulans di kawasan Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Helikopter tersebut disiagakan pada 13-25 Maret 2026 guna mengantisipasi situasi darurat selama arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jateng.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Polda Jawa Tengah (Jateng) menyiagakan satu helikopter ambulans di kawasan Gerbang Tol Kalikangkung, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Hal tersebut sebagai antisipasi penanganan situasi darurat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Jateng. 

Helikopter ambulans tersebut merupakan dukungan Dit Poludara Korpolairud Baharkam Polri. Helikopter disiagakan di helipad Kalikangkung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. 

"Penempatan helikopter ambulans udara di kawasan GT Kalikangkung ini merupakan bagian dari kesiapan Polda Jawa Tengah dalam mendukung penanganan darurat selama Operasi Ketupat Candi 2026. Dengan adanya dukungan ambulans udara, jika terjadi kondisi medis darurat dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif," ungkap Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, Ahad (15/3/2026). 

Menurut Artanto, dukungan helikopter ambulans merupakan bagian dari upaya Polda Jateng untuk memperkuat sistem respons cepat dalam penanganan kecelakaan lalu lintas maupun kondisi darurat medis yang membutuhkan evakuasi cepat. Khususnya di jalur tol yang memiliki volume kendaraan tinggi selama masa arus mudik.

photo
Polda Jawa Tengah (Jateng) menyiagakan helikopter ambulans di kawasan Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Helikopter tersebut disiagakan pada 13-25 Maret 2026 guna mengantisipasi situasi darurat selama arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jateng. - (Dok Humas Polda Jateng)

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik di wilayah Jawa Tengah mendapatkan perlindungan dan pelayanan terbaik. Oleh karena itu berbagai kesiapan, termasuk dukungan ambulans udara, telah disiapkan untuk mengantisipasi situasi darurat selama arus mudik maupun arus balik Lebaran,” ucap Artanto.

Artanto selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026 juga mengimbau para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan mematuhi aturan lalu lintas selama melakukan perjalanan mudik. Selain itu, para pemudik didorong untuk memanfaatkan pos pelayanan dan pos pengamanan Operasi Ketupat Candi apabila membutuhkan bantuan petugas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement