Rabu 08 Apr 2026 17:44 WIB

Lima Kendaraan Tabrakan Beruntun di Wonosobo, Satu Orang Tewas di Tempat

Kecelakaan berawal dari truk dump yang hilang kendali.

Ilustrasi kecelakaan truk.
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Ilustrasi kecelakaan truk.

REPUBLIKA.CO.ID, WONOSOBO -- Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Parakan-Kertek, tepatnya di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (8/4/2026). Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo Ajun Komisaris Polisi Seno Hartanto menyampaikan insiden kecelakaan itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan tiga orang lainnya mengalami luka berat.

Ia menjelaskan kecelakaan bermula dari sebuah truk dump Hino bernomor polisi B-9587-XX yang melaju dari arah Parakan menuju Kertek. Saat melintas di jalan beraspal yang menurun dan menikung ke kiri, pengemudi diduga kehilangan kendali.

Baca Juga

"Diduga pengemudi kurang mampu mengendalikan kendaraan sehingga truk oleng ke kanan dan melewati aspal jalan," katanya.

Saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju sejumlah kendaraan, yakni truk dump, truk bak kayu, mobil pikap, serta sepeda motor Yamaha Vega. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan beruntun tidak dapat dihindari. Kondisi diperparah dengan adanya sebuah truk yang sedang parkir di sisi kanan jalan, yang turut terdampak dalam rangkaian kecelakaan tersebut.

Akibat kejadian ini, satu korban dari kendaraan truk bermuatan kayu yang melaju dari arah Wonosobo meninggal dunia di lokasi karena terjepit kabin. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis.

Koordinator Pos Basarnas Wonosobo Dani Fitra Maulana mengatakan evakuasi korban meninggal dunia cukup sulit karena posisi korban terjepit di dalam kabin kendaraan yang ringsek. "Korban terjepit di sisi kanan di bawah kemudi dalam posisi kendaraan miring. Kabin ringsek cukup dalam sehingga menyulitkan proses evakuasi. Namun, berkat kerja sama tim SAR gabungan, korban berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar 30 menit," katanya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelalaian pengemudi, kondisi kendaraan, maupun faktor jalan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement