Ahad 06 Sep 2026 19:56 WIB

Semeru Erupsi, Langit Malang Dipenuhi Letusan Setinggi 1.000 Meter

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal.

Gunung semeru meletus dengan ketinggian kolom 1.000 meter.
Foto: ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Gunung semeru meletus dengan ketinggian kolom 1.000 meter.

REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG -- Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami erupsi, Ahad (6/9/2026) pagi. Letusannya tercatat setinggi 1.000 meter di atas puncak Mahameru.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 07.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Jawa Timur, Ahad.

Baca Juga

Sigit menjelaskan saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga. Ia merinci kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal menuju ke arah timur.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 102 detik," katanya.

Dengan status Siaga tersebut, masyarakat pun tidak disarankan melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama pada wilayah sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak yang menjadi pusat erupsi. "Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," kata Sigit.

Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar). Sigit meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," kata Sigit.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi