Senin 25 Oct 2021 09:39 WIB

Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bantul Tersisa 91 Orang

Penambahan kasus baru dalam sehari lebih banyak dibanding jumlah pasien konfirmasi.

Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bantul Tersisa 91 Orang (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bantul Tersisa 91 Orang (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,BANTUL -- Kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, per hari Minggu tersisa 91 orang, naik dua orang dibanding data sehari sebelumnya (Sabtu, 23/10) yang 89 orang.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Bantul, di Bantul, Ahad (25/10), bertambahnya kasus aktif itu dikarenakan penambahan kasus baru dalam sehari lebih banyak dibanding jumlah pasien konfirmasi yang sembuh.

Disebutkan bahwa kasus konfirmasi COVID-19 bertambah tujuh orang, sementara kasus konfirmasi yang sembuh empat orang, kemudian kasus konfirmasi yang meninggal dunia karena paparan virus corona tersebut berjumlah satu orang.

Dengan perkembangan kasus harian itu, maka total kasus positif COVID-19 di Kabupaten Bantul secara kumulatif menjadi 56.926 orang, dengan angka kesembuhan 55.269 orang, sedangkan kasus kematian jumlah totalnya 1.566 orang.

Dengan demikian, pasien COVID-19 yang masih menjalani isolasi dan karantina sebanyak 91 orang, tersebar di 14 kecamatan se-Bantul, terbanyak dari Banguntapan 18 orang, sementara paling sedikit dari Pleret, dan Pundong masing-masing satu orang.

Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih berpesan meskipun sudah ada penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Bantul dari 3 ke level 2, maka kewaspadaan tetap harus dilakukan, karena COVID-19 masih ada dan belum dinyatakan hilang.

"Kita semua tetap wajib waspada dan tidak ingin kelonggaran-kelonggaran aktivitas masyarakat di PPKM level 2 kembali meningkatkan pandemi," katanya.

Bupati juga mengatakan, dalam upaya membentengi diri dari paparan COVID-19 ada dua perisai yang dapat digunakan, yaitu dari luar dengan selalu memakai masker serta taat protokol kesehatan, dan dari dalam yaitu dengan melakukan vaksinasi.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement