Rabu 24 Nov 2021 07:01 WIB

UNS Jalin Kerja Sama dengan Kampus Inggris

Kerja sama dengan institusi pendidikan luar negeri menjadi hal yang sangat penting.

Rep: Binti Sholikah/ Red: Fernan Rahadi
Gerbang kampus Universitas Sebelas Maret (UNS).
Foto: Dok UNS
Gerbang kampus Universitas Sebelas Maret (UNS).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjalin kerja sama dengan Bangor University, UK. Ini menjadi upaya peningkatan kemitraan UNS dengan perguruan tinggi luar negeri. Perjanjian kerja sama tersebut ditanda tangani kedua universitas secara daring pada Senin (22/11). Penandatanganan kerja sama ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa UNS untuk mengikuti abroad program di Bangor University.

Rektor UNS, Jamal Wiwoho berterima kasih atas kerja sama yang berhasil terjalin antara UNS dan Bangor University. Kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi luar negeri menjadi hal yang sangat penting. Khususnya, bagi peningkatan kualitas pendidikan UNS dalam memenuhi standar internasional.

"Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk memiliki kemitraan dengan Bangor University, UK. Sebuah universitas dengan penelitian dan inovasi yang kuat," kata Jamal seperti tertulis dalam siaran pers, Selasa (23/11).

Perjanjian kerja sama itu nantinya juga membuka peluang besar munculnya kolaborasi penelitian antar dua institusi pendidikan tinggi tersebut. Hal itu akan berdampak pada perluasan bidang dan peningkatan jumlah riset ilmiah.

UNS sangat menghargai kesediaan Bangor University atas kemitraan yang nantinya saling menguntungkan kedua universitas. Jamal berharap adanya kerja sama yang lebih kuat lagi dengan Bangor University dalam waktu dekat dan bertahan dalam jangka waktu yang panjang.

Sementara itu, Director of International Operatiom and Admission Bangor University, Sam Jackson-Royle, menegaskan kemitraan institusi selalu menjadi bagian yang penting bagi Bangor University. Ini berkaitan dengan pembangunan keunggulan akademik bagi sebuah perguruan tinggi.

Ia juga menjelaskan, kompetensi riset yang dimiliki Bangor University telah digunakan dalam berkontribusi di sektor ekonomi, sosial, dan budaya. Menurutnya, kedua universitas perlu berjalan untuk fokus mencetak lulusan dengan keterampilan yang optimal. Keterampilan ini diharapkan dapat berdampak tidak hanya bagi lulusan tersebut melainkan juga untuk lingkungan di sekitarnya.

 

"Kami berharap dapat menyambut mahasiswa dari UNS dan juga staf untuk tidak hanya menikmati di sini tetapi juga menyambut partisipasi yang melibatkan program mobilitas," ucap Sam Jackson-Royle.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement