Kamis 07 Apr 2022 22:18 WIB

Dishub Sidoarjo Rekayasa Lalu Lintas Saat Gajah Mada Street Night

Penutupan dan penyekatan ruas jalan sewaktu-waktu bisa berubah.

Dishub Sidoarjo Rekayasa Lalu Lintas Saat Gajah Mada Street Night (ilustrasi).
Foto: Republika/Yasin Habibi
Dishub Sidoarjo Rekayasa Lalu Lintas Saat Gajah Mada Street Night (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,SIDOARJO -- Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas sebagai dampak pelaksanaan Gajah Mada Street Night Sidoarjo Tempo Doeloe yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 9 April 2022.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Sidoarjo Benny Airlangga  mengatakan untuk kendaraan dari arah Surabaya menuju Malang dialihkan lewat jalan Hang Tuah. "Kemudian kendaraan dari Surabaya yang akan putar balik bisa lewat Jalan Sisingamangaraja," katanya, Kamis (7/4/2022).

Baca Juga

Ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menutup total Jalan Gajah Mada sejak pukul 15.00 WIB sampai dengan selesainya kegiatan. "Ruas Jalan Sisingamangaraja diberlakukan satu arah, yakni dari arah timur menuju ke barat khusus untuk kendaraan yang akan putar balik arah Surabaya. Penutupan juga dilakukan di ruas Jalan Raden Patah mulai dari pertigaan Jalan Monginsidi - Raden Patah," ujar Benny.

Sedangkan untuk parkir kendaraan pengunjung, lanjut Benny, akan disiapkan di beberapa titik lokasi. Di antaranya, kendaraan yang dari arah Surabaya bisa parkir di sepanjang Jalan Gajah Mada sebelah sisi kiri sebelum perempatan Buk Legi. "Parkir juga disediakan di sepanjang Jalan Hang Tuah dan Jalan Sisingamangaraja," katanya.

Ia mengatakan, untuk kendaraan dari arah Surabaya lewat Jalan Monginsidi tempat parkirnya disediakan di sepanjang jalan Raden Patah. Sedangkan kendaraan yang melewati Jalan Panglima Hidayat lokasi parkir di sepanjang Jalan Samanhudi - Jasem.

"Dan kendaraan yang dari arah Malang akan disediakan tempat parkir di sepanjang jalan KH. Mukmin," katanya.

Benny menambahkan, penutupan dan penyekatan ruas jalan sewaktu-waktu bisa berubah dengan pertimbangan melihat situasi di lapangan. "Penutupan dan pengalihan arus masih bersifat kondisional, nanti kita lihat dan menyesuaikan perkembangan di lapangan," katanya.

sumber : ANTARA

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement