Kamis 14 Apr 2022 15:17 WIB

Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Kebakaran Tunjungan Plaza

Hingga saat ini belum diketahui pemicu kebakaran mal di jantung Kota Surabaya itu.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fernan Rahadi
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya memadamkan Tunjungan Plaza 5 yang terbakar di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/4/2022). Sejumlah kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan termasuk tiga Bronto Skylift untuk memadamkan api yang membakar lantai 5 Tunjungan Plaza 5 itu.
Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya memadamkan Tunjungan Plaza 5 yang terbakar di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/4/2022). Sejumlah kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan termasuk tiga Bronto Skylift untuk memadamkan api yang membakar lantai 5 Tunjungan Plaza 5 itu.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran Mal Tunjungan Plaza (TP) tepatnya TP 5 Surabaya. Kalabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq menjelaskan, Olah TKP yang digelar dimaksudkan untuk memastikan penyebab kebakaran yang terjadi pada Rabu (13/4) petang.

Kalabfor menjelaskan dua tugas Tim Labfor dalam menelusuri penyebab kebakaran tersebut. Pertama untuk menentukan api pertama penyebab kebakaran. Kemudian tugas kedua adalah mencari barang bukti yang mendukung terkait terjadinya kebakaran. 

"Nanti kita bagi tim karena lokasinya ini luas sekali nanti ada yang mencari barang bukti dan ada yang menyusuri lokasinya terlebih dahulu," ujar Sodiq, Kamis (14/4).

Sodiq menjelaskan, melalui oleh TKP yang digelar, dari sisa kebakaran akan bisa dibaca asal mula rambatan api yang menjadi pemicu kebakaran tersebut. Hasil tersebut akan dikuatkan dengan barang bukti yang ditemukan di lapangan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kasus kebakaran yang melanda Mal Tunjungan Plaza (TP) Surabaya. Eri pun memgungkapkan, hingga saat ini belum diketahui pemicu kebakaran mal yang berada di jantung Kota Surabaya tersebut.

"Semoga titik api segera ditemukan. Kami sudah meminta bantuan management TP untuk membuka aksesnya. Alhamdulilah penanganan sangat cepat dan aman. Sampai detik ini belum ada korban jiwa," ujarnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement