Senin 31 Oct 2022 08:47 WIB

Bulog Yogyakarta Terus Gelar Pasar Murah Kendalikan Inflasi

Masyarakat berhak mendapat bahan pokok dengan harga dan kualitas yang baik.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
Gelaran pasar murah di Pasar Pasty Kota Yogyakarta yang digelar sejak 29-30 Oktober 2022.
Foto: Dokumen
Gelaran pasar murah di Pasar Pasty Kota Yogyakarta yang digelar sejak 29-30 Oktober 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Yogyakarta terus memasifkan pasar murah di kabupaten/kota se-DIY. Pasar murah ini digelar untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Selain itu, dimasifkannya pasar murah ini untuk mengendalikan inflasi di DIY. Pasalnya, saat ini angka inflasi di DIY masih cukup tinggi. Kali ini, pasar murah digelar di Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy).

Pasar murah digelar pada 29-30 Oktober 2022 bersama dengan Pemkot Yogyakarta dalam Festival Perdagangan 2022. "Bulog sudah aktif sebelumnya melaksanakan gelar pasar murah di wilayah DIY lainnya. Kali ini hadir melayani masyarakat Kota Yogyakarta untuk menjaga stabilisasi harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi," kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, M Attar Rizal.

Attar menyebut, pasar murah ini digelar karena masyarakat berhak mendapatkan bahan pokok dengan harga dan kualitas yang baik. Ke depannya, masih akan terus digelar pasar murah di DIY, bahkan hingga akhir 2022 mendatang.

"Kami memiliki pandangan yang sama bahwa masyarakat Kota Yogyakarta khususnya, berhak mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga dan kualitas yang baik. Tentunya ini sudah menjadi tugas Perum Bulog untuk menjaga stabilisasi harga ditingkatkan produsen maupun konsumen," tambah dia.

Dalam pasar murah ini, stok bahan pangan yang disiapkan mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, hingga tepung terigu. Untuk total stok beras mencapai 8.200 kilogram yang disiapkan.

Sedangkan, stok gula pasir mencapai 4.200 kg, stok minyak sebanyak 6.000 liter dan tepung terigu sebanyak 600 kg. Seluruh bahan pokok tersebut dijual dengan harga murah jika dibandingkan dengan harga di pasaran.

"Selama dua hari ini telah disiapkan produk yang bervariasi dari beras premium, beras medium, beras khusus, gula pasir, minyak goreng dan tepung terigu hingga mencapai sekitar 20 ribu kg, dan stok akan ditambah jika permintaan semakin banyak," ujarnya.

Pasar murah di Pasar Pasty dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya. Aman menuturkan, pasar murah ini dapat mendorong pemulihan ekonomi di khususnya di Kota Yogyakarta.

"Ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pemulihan ekonomi kreatif di Kota Yogyakarta yang berpusat pada keunikan dan perbedaan," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement