Ahad 13 Nov 2022 15:03 WIB

Pemuda Penjaring Ikan Terseret Ombak Pantai Kemiren Cilacap

Tim SAR melakukan penyisiran darat sejauh 200 meter dari lokasi kejadian.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Basarnas Cilacap tengah melakukan pencarian korban yang terseret ombak Pantai Kemiren Cilacap, Sabtu (12/11/22).
Foto: Basarnas Cilacap
Basarnas Cilacap tengah melakukan pencarian korban yang terseret ombak Pantai Kemiren Cilacap, Sabtu (12/11/22).

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP –- Seorang pemuda berusia 23 tahun, warga Dusun Lengkong, Kelurahan Mertasinga, Kabupaten Cilacap, hilang karena terseret ombak di Pantai Kemiren, Cilacap, Jawa Tengah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Adah Sudarsa menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, korban sedang menjaring ikan di Pantai Kemiren pada Sabtu (12/11/22) siang.

Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB, ombak yang cukup tinggi datang dan menyeret korban, sehingga korban tidak dapat menyelamatkan diri dan tenggelam.

"Selanjutnya kami memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian," kata Adah Sudarsa, Ahad (13/11/22).

Korban yang sedang dalam pencarian bernama Tukyat, laki-laki berumur 23 tahun asal Jalan Buaya RT 04 RW 15, Dusun Lengkong, Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap.

Upaya yang dilakukan oleh tim SAR gabungan dalam pencarian pada hari pertama yaitu melakukan pemantauan di area lokasi kejadian dan penyisiran darat ke arah timur dan barat sejauh 200 meter dari lokasi kejadian.

Adapun alat yang digunakan antara lain satu unit rescue carrier vehicle, satu set aqua eye, satu set underwater searching device, satu set rubber boat, satu set alat pendukung air lengkap, empat set alat komunikasi, dan APD covid lengkap.

“Perkembangan operasi SAR di hari pertama korban masih belum dapat ditemukan. Kemudian pukul 18.50 WIB pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Ahad ini,"  kata Adah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement