Selasa 22 Nov 2022 20:43 WIB

Pemprov Jateng Berbagi Pengelolaan Lingkungan kepada Jambi

Tidak mudah mengajak masyarakat untuk mengelola lingkungan.

Pemprov Jateng Berbagi Pengelolaan Lingkungan kepada Jambi (ilustrasi).
Foto: ANTARA /Jessica Helena Wuysang
Pemprov Jateng Berbagi Pengelolaan Lingkungan kepada Jambi (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berbagi cara terkait dengan pengelolaan lingkungan kepada Pemprovi Jambi yang melibatkan berbagai pihak.

Rombongan Pemprov Jambi yang merupakan kelompok kerja mangrove daerah itu dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani dan diterima Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen di Semarang, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga

Wagub Taj Yasin berharap, pertemuan dua pemerintah provinsi ini dapat bermanfaat dan dapat diterapkan di wilayah masing-masing.

"Saya yakin bahwa yang belajar atau mengunjungi Jateng ini bukan hanya menimba ilmu, tapi juga kami berharap meninggalkan ilmu juga. Jadi kita 'sharing' (berbagi) sistemnya," katanya.

 

Kepada rombongan KKMD yang terdiri atas sejumlah organisasi perangkat daerah, akademisi, lembaga swadaya masyarakat dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari, iamenjelaskan salah satu cara penanganan masalah lingkungan.

Menurut dia, tidak mudah mengajak masyarakat untuk mengelola lingkungan.

Orang nomor dua di Jateng itu,mencontohkan saat penanganan eceng gondok yang berkembang pesat di Rawa Pening, Kabupaten Semarang, karena meski banyak yang setuju, ada pula yang bersikap sebaliknya.

"Karena masyarakat menganggap eceng gondok dan lain sebagainya, menjadi sumber tersendiri, penghasilannya tersendiri, bahkan ada yang menanamnya,? ujarnya.

Kendati demikian, Wagub Taj Yasin menyebut gejolak itu bisa diatasi dengan menggandeng tokoh agama, maka pemerintah harus membangun hubungan yang harmonis dengan para ulama.

"Ketika masuk ke sana, mau membersihkan dan seterusnya, kalau kita tidak didampingi dengan tokoh-tokoh agama yang notabene mereka yang bisa memberikan ketenangan kepada masyarakat, ya tidak mungkin bisa menjalankan itu," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement