Kamis 22 Dec 2022 20:01 WIB

90 Persen Wisatawan DIY Berpotensi Masuk Yogyakarta Libur Akhir

Sekitar 3,6 juta wisatawan atau lebih yang akan memadati Kota Yogyakarta.

Peserta menggunakan kostum mengikuti pawai budaya pembukaan Tugu Jogja Expo di kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Kamis (8/12/2022). Tugu Jogja Expo akan digelar selama sebulan hingga 8 Januari 2023 mendatang di samping PLN Jalan Margo Utomo. Event ini sebagai bentuk pemberdayaan UMKM dan menjawab isu resesi pada 2023. Sekitar 200 UMKM dan puluhan pelaku seni mengikuti acara ini.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Peserta menggunakan kostum mengikuti pawai budaya pembukaan Tugu Jogja Expo di kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Kamis (8/12/2022). Tugu Jogja Expo akan digelar selama sebulan hingga 8 Januari 2023 mendatang di samping PLN Jalan Margo Utomo. Event ini sebagai bentuk pemberdayaan UMKM dan menjawab isu resesi pada 2023. Sekitar 200 UMKM dan puluhan pelaku seni mengikuti acara ini.

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memperkirakan sekitar 90 persen wisatawan yang masuk ke Daerah Istimewa Yogyakarta saat libur akhir tahun ini akan masuk ke Kota Yogyakarta, khususnya untuk kebutuhan akomodasi wisata.

"Jika DIY memperkirakan ada lebih dari empat juta wisatawan yang akan datang saat libur akhir tahun, sekitar 90 persen di antaranya akan masuk ke Yogyakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif di Yogyakarta, Kamis (22/12/2022).

Baca Juga

Dengan demikian, lanjut dia, akan ada sekitar 3,6 juta wisatawan atau lebih yang akan memadati Kota Yogyakarta selama libur akhir tahun sehingga dibutuhkan berbagai persiapan agar wisatawan tetap nyaman saat berada di Yogyakarta.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 40 persen dibanding saat libur akhir tahun pada tahun sebelumnya karena saat ini sudah tidak lagi diberlakukan pembatasan perjalanan.

 

Persiapan yang dilakukan di antaranya pengaturan arus lalu lintas agar tetap mengalir meskipun volume kendaraan dipastikan padat.

Kepadatan lalu lintas tersebut terjadi karena dimungkinkan sekitar 70 persen wisatawan datang menggunakan kendaraan pribadi, sedangkan sisanya datang menggunakan bus, kereta api, dan pesawat terbang.

"Kepadatan di beberapa ruas jalan tidak mungkin dihindari. Saya selalu mengatakan, saat libur panjang seperti ini, wisatawan dapat menikmati Yogyakarta dengan cara yang lebih lambat," katanya.

Pengaturan lalu lintas akan dikoordinasikan bersama dengan Polresta Yogyakarta dan disepakati akan dilakukan rekayasa lalu lintas tanpa penutupan jalan total.

Titik-titik potensi kepadatan di antaranya adalah di sekitar lokasi wisata dan di pintu-pintu masuk Kota Yogyakarta, termasuk di kawasan Malioboro, Titik Nol Kilometer Yogyakarta, simpang Gondomanan, Tugu, dan simpang Jalan Affandi.

Polresta Yogyakarta menyiapkan tiga pos pengamanan selama libur akhir tahun yaitu di simpang Tugu, Teteg Malioboro, dan di Titik Nol Kilometer serta satu pos pelayanan di GL Zoo.

"Kami menempatkan rambu petunjuk arah di beberapa titik simpang untuk membantu mengarahkan wisatawan dan khusus di kawasan Malioboro akan dilakukan buka tutup sesuai kondisi kepadatan lalu lintas," kata Kasatlantas Polresta Yogyakarta Kompol Candra Lulus Widiantoro.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement