Sabtu 31 Dec 2022 19:54 WIB

Pemkab Kebumen Salurkan Santunan Keluarga Korban Bencana Alam

Bantuan diserahkan ke ahli waris melalui rekening masing-masing.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Foto: Dok. Pemkab Kebumen
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

REPUBLIKA.CO.ID, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tahun ini memberikan santunan untuk 11 orang ahli waris korban bencana alam. Bantuan ada yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Kementerian Sosial.

Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto mengatakan, pada tahun ini ada 11 ahli waris korban bencana alam yang diusulkan pemkab untuk mendapat santunan. Masing-masing dari mereka mendapat santunan Rp 15 juta, dan sudah diserahkan semua.

"Alhamdulillah dari 11 yang kita ajukan semua diakomodir, ahli waris korban bencana longsor dan banjir di Kebumen pada tahun ini dapat santunan dari Kemensos sebesar Rp 15 juta, ini patut kita syukuri, untuk membantu meringankan beban mereka," ujar bupati.

Semua bantuan sudah diserahkan ke ahli waris melalui rekening masing-masing. Ini untuk memastikan tidak ada pemotongan atau penyelewengan bantuan. "Sudah diserahkan langsung ke penerima. Jadi tidak ada lagi namanya potongan-potongan," ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kebumen, Eko Widianto menambahkan, bantuan terakhir yang diberikan kepada ahli waris korban bencana alam di Kebumen ada empat orang.

"Terakhir ada empat orang yang kita berikan santunan pada Desember ini. Mereka ada keluarga korban dari Wadasmalang yang meninggal kemarin karena longsor, kemudian di Petanahan satu, dan dua di Argopeni, Kecamatan Ayah," ujar Eko.

Kepada empat orang ahli waris yang dibantu di data terakhir ini, pemkab juga turut memberikan santunan tambahan masing-masing Rp 2,5 juta yang dianggarkan dari APBD. "Jadi total santunan yang kita berikan Rp 10 juta untuk empat orang," katanya.

Sedangkan Eko Prayitno selaku Sub Koordinator Perlindungan Sosial Kabupateb Kebumen turut menambahkan, sebelumnya bantuan dari pemkab fokus pada penanganan renovasi rumah terdampak bencana, dan bantuan untuk korban rumah kebakaran.

"Untuk bantuan korban bencana total tahun ini kita berikan untuk 14 orang jumlah anggaran sebesar Rp 167,5 juta. Adapun untuk bantuan korban rumah kebakaran ada 16 orang, jumlah anggaran Rp 152,5 juta," jelasnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement