Sabtu 07 Jan 2023 01:26 WIB

Grobogan Jawa Tengah Diterjang Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Puluhan rumah terendam air akibat cuaca ekstrem.

Grobogan dilanda banjir dan tanah longsor. Puluhan rumah warga di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terendam air akibat tingginya curah hujan.
Foto: pexels
Grobogan dilanda banjir dan tanah longsor. Puluhan rumah warga di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terendam air akibat tingginya curah hujan.

REPUBLIKA.CO.ID, GROBOGAN --- Pusdalops BPBD Kabupaten Grobogan melaporkan, beberapa titik di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, diterjang banjir bandang. Akibatnya, puluhan rumah terendam air.

Dalam keterangan BNPB yang diterima Republika, Jumat (6/1/2023), banjir kembali merendam wilayah Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi. "Banjir tersebut berasal dari limpasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Lusi yang kembali mengalami kenaikan elevasi hinga 9.50 meter atau berada dalam status Siaga," Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D.

Sementara itu di lingkungan Soponyono RW 16, banjir masih menggenangi 20 rumah dengan tinggi muka air (TMA) kurang lebih 20 sentimeter. Selain itu jalan penghubung Desa Kedungrejo dan Desa Karanganyar juga masih terendam sepanjang 15 meter dengan TMA 20 sentimeter.

Banjir juga masih merendam 10 rumah di Desa Bologarang, Kecamatan Penawangan. Kemudian Dusun Ngampel dan Dusun Ngasinan di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo juga masih terendam banjir dengan TMA antara 60-90 sentimeter.

BPBD Kabupaten Grobogan juga melaporkan beberapa kejadian bencana yang dipicu cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem itu meliputi; fenomena hujan disertai angin kencang yang merobohkan sebuah rumah di Desa Mayahan. "Selain itu satu rumah warga mengalami rusak ringan setelah tertimpa pohon yang roboh diterjang angin kencang di Desa Gedangan, Kecamatan Wirosari," tulis Abdul Muhari.

Bahu jalan penghubung Dusun Sendangsuro dan Dusun Peting dilaporkan mengalami longsor sepanjang 28 meter dengan lebar 20 meter dan kedalaman 5 meter. Selain itu, ada satu rumah warga yang berada di bantaran Sungai Lusi terancam tanah longsor. Saat ini pemilik rumah sudah mengungsi di rumah orang tuanya dan rumahnya akan dibongkar dan direlokasi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement