Rabu 18 Jan 2023 12:38 WIB

Polisi Banyumas Bekuk Dua Pelaku Penyalahgunaan Obat Berbahaya

Petugas gabungan melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Polisi memperlihatkan barang bukti pil tramadol saat ekspos penangkapan pelaku penyalahgunaan obat terlarang (ilustrasi)
Foto: Antara/Asep Fathulrahman
Polisi memperlihatkan barang bukti pil tramadol saat ekspos penangkapan pelaku penyalahgunaan obat terlarang (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Jajaran Sat Narkoba Polresta Banyumas bersama Polsek Jatilawang berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga sering melakukan transaksi obat berbahaya di Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kasat Narkoba Polresta Banyumas, Kompol Guntar Arif Setiyoko mengatakan, terbongkarnya kasus ini bermula dari informasi adanya aktivitas yang mencurigakan oleh seseorang yang diduga sering bertransaksi obat berbahaya di wilayah Jatilawang.

"Pada Senin tanggal 16 Januari 2023 sekira pukul 13.00 WIB, petugas Polsek Jatilawang mendapat informasi tentang adanya seseorang yang diduga sering bertransaksi obat berbahaya di Desa Tinggarjaya, Jatilawang," ungkap kasat narkoba saat dikonfirmasi, Rabu (18/1/2023).

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas gabungan melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua pelaku yang berinisial L (23 tahun) warga Desa Kelapagading, Kecamatan Wangon, Banyumas, dan AT (20 tahun) warga Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang.

 

"Saat penggeledahan, dari pelaku AT kami amankan delapan butir obat Tramadol dan 196 butir Eximer, sedangkan pelaku L kami amankan lima strip Tramadol," katanya.

Dengan ditemukannya barang bukti dan keterangan para saksi di lokasi kejadian, selanjutnya pelaku dibawa ke kantor Sat Resnarkoba Polresta Banyumas untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Atas kejadian tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan sebagaimana telah diubah dalam pasal 60 angka 10 UU Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
كَانَ النَّاسُ اُمَّةً وَّاحِدَةً ۗ فَبَعَثَ اللّٰهُ النَّبِيّٖنَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ ۖ وَاَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ فِيْهِ اِلَّا الَّذِيْنَ اُوْتُوْهُ مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنٰتُ بَغْيًا ۢ بَيْنَهُمْ ۚ فَهَدَى اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِاِذْنِهٖ ۗ وَاللّٰهُ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Manusia itu (dahulunya) satu umat. Lalu Allah mengutus para nabi (untuk) menyampaikan kabar gembira dan peringatan. Dan diturunkan-Nya bersama mereka Kitab yang mengandung kebenaran, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Dan yang berselisih hanyalah orang-orang yang telah diberi (Kitab), setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka sendiri. Maka dengan kehendak-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka yang beriman tentang kebenaran yang mereka perselisihkan. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.

(QS. Al-Baqarah ayat 213)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement