Senin 06 Mar 2023 05:55 WIB

Turis India Jatuh Saat Berfoto di Bibir Tebing Broken Beach Bali

Korban terpeleset dan jatuh ke jurang dengan kedalaman 40 meter.

Foto udara wisatawan mengunjungi Broken Beach, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Sabtu (17/9/2022). Kunjungan wisatawan ke Nusa Penida yang merupakan salah satu destinasi pariwisata unggulan di Bali itu saat ini terus meningkat dengan rata-rata kunjungan 2.000 hingga 3.000 orang wisatawan per hari.
Foto: ANTARA/Fikri Yusuf
Foto udara wisatawan mengunjungi Broken Beach, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Sabtu (17/9/2022). Kunjungan wisatawan ke Nusa Penida yang merupakan salah satu destinasi pariwisata unggulan di Bali itu saat ini terus meningkat dengan rata-rata kunjungan 2.000 hingga 3.000 orang wisatawan per hari.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Tim Search andRescue (SAR) gabungan mengevakuasi seorang wisatawan berkewarganegaraan India, Abhishek Bathia yang terjatuh dari tebing setinggi 40 meter di kawasan Pantai Broken Beach, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Bali.

Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara dalam keterangan tertulis, Ahad (5/3/2023) mengatakan korban dilaporkan terjatuh pada Sabtu pukul 16.30 WITA. Korban yang saat itu bersama dengan seorang rekannya tiba di Pantai Broken Beach sekitar pukul 16.20 WITA.

Di tempat tersebut, WNA tersebut ingin mengabadikan momen berfoto di bibir tebing. Untuk itu, dia meminta sang sopir untuk memotretnya, namun korban terpeleset dan jatuh ke jurang dengan kedalaman 40 meter.

"Driver korban mengabadikan momen korban saat berada di sisi tebing Broken Beach sambil menunggu rekannya, namun korban malah terpeleset dan jatuh ke jurang," kata Cakra Negara.

Baca juga : Putusan PN Jakpus Pemilu 2024 Ditunda, KPU Gunungkidul Pastikan Tahapan Sesuai Jadwal

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada mengatakan lokasi tebing yang terjal membuat proses evakuasi korban sempat terkendala. Untuk mengevakuasi korban, tim SAR menurunkan dua personil dengan menggunakan tali.

Proses evakuasi berlangsung selama dua jam dan korban berhasil dievakuasi dari dasar jurang sekitar pukul 20.30 WITA.

"Korban sudah dalam kondisi meninggal dunia, selanjutnya kita evakuasi menuju Rumah Sakit Gema Shanti, Nusa Penida," kata Darmada.

Gede Darmada mengimbau kepada wisatawan, pengelola dan juga pelaku wisata agar benar-benar memperhatikan aspek keselamatan mengingat sering terjadinya kecelakaan saat berwisata yang merenggut korban jiwa.

Baca juga : PDIP Jatim: Penundaan Pemilu Rugikan Negara

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement