Selasa 21 Mar 2023 07:51 WIB

Misi Dagang Jatim di Kaltara Raih Transaksi Capai Rp 204 Miliar

Banyak potensi bisnis dari kedua provinsi yang akan dikerjasamakan.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Yusuf Assidiq
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak (tengah)
Foto: Istimewa
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak (tengah)

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Misi dagang dan investasi Pemprov Jatim yang digelar di Kalimantan Utara (Kaltara) pada 20 Maret 2023 mencatatkan komitmen transaksi mencapai Rp 204 miliar. Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak berharap, lewat kegiatan misi dagang dan investasi tersebut, Jatim bisa membangun persaudaraan yang erat bersama Kaltara dan menjalin kerja sama berkelanjutan.

"Berkat gelaran misi dagang ini, Jatim dan Kaltara sepakat melakukan komitmen transaksi senilai lebih dari Rp 200 miliar. Banyaknya potensi bisnis antar kedua provinsi dan kami siap bersinergi dengan pola yang saling menguntungkan," kata Emil, Selasa (21/3/2023).

Sekretariat Daerah Kaltara H Suriansyah menyambut baik kegiatan yang digelar. Menurutnya, kegiatan misi dagang tersebut dapat mengoptimalkan dan memberdayakan potensi yang dimiliki masing-masing daerah. Ia pun berharap kegiatan tersebut bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.

"Mudah-mudahan misi dagang yang diikuti 150 pelaku usaha dari kedua provinsi ini mengawali kerja sama bisnis yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat Jatim serta Kaltara," ujarnya.

PT Bank Pembangunan Daerah Jatim Tbk atau Bank Jatim turut berkontribusi dalam kegiatan ini dengan mengikutsertakan tiga UMKM binaannya. Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan, salah satu misi Bank Jatim pada kegiatan ini adalah membantu UMKM binaan untuk memperluas jaringan pasar.

"Tidak hanya memberikan berbagai layanan perbankan kepada para nasabah UMKM, Bank Jatim juga aktif memberikan pendampingan serta dukungan dalam mengembangkan usahanya," kata Busrul.

Dijelaskan, tiga UMKM binaan Bank Jatim yang diikutsertakan adalah produk kerajinan kayu dari UKM KayuKayuku, produk batik dari UKM Ratu Butik, dan produk kopi dari UKM Pro Coffee.

Produk-produk unggulan dari UMKM binaan Bank Jatim tersebut diharapkannya mampu memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat di Provinsi Kaltara.

"Kami memang berkomitmen untuk menjadikan UMKM binaannya sebagai UMKM yang berdaya saing tinggi dengan berbagai macam produk unggulannya," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement