Selasa 25 Apr 2023 14:22 WIB

Sekjen PBNU Sebut Erick Thohir Cawapres Harapan Warga NU

Menurut Gus Ipul, banyak kalangan di lingkungan NU mendukung pernyataan Yaqut.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fernan Rahadi
Sekjen PBNU Gus Ipul
Foto: PBNU
Sekjen PBNU Gus Ipul

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membeberkan pasangan capres-cawapres yang menjadi harapan warga Nahdlatul Ulama (NU). Wali Kota Pasuruan tersebut menilai, pernyataan Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut Erick Thohir adalah calon tepat menjadi cawapres mendampingi capres PDIP Ganjar Pranowo adalah pernyataan yang masuk akal dan relevan. 

Apalagi, kata dia, Erick Thohir merupakan anggota Banser bersertifikat. "Saya kira pernyataan Gus Men (Yaqut Cholil Qoumas) sangat wajar. Apalagi Erick Thohir merupakan anggota Banser bersertifikat. Jadi Gus Men wajar mendukung Erick Thohir," kata kata Gus Ipul melalui siaran tertulis saat dikonfirmasi Republika, Selasa (25/4/2023).

Gus Ipul mengaku, setelah Gus Yaqut melontarkan dukungan terhadap Erick Thohir, dirinya mendapatkan pesan dari banyak kalangan di lingkungan NU yang juga mendukung pernyataan tersebut. Artinya, kata Gus Ipul, banyak warga NU yang menginginkan Erick Thohir mendampingi Ganjar.

"Banyak warga NU memang menginginkan Erick Thohir. Itu bisa dilihat dari hasil survei yang kita baca. Pak Erick ini telah dianggap sukses menjadi ketua SC penyelenggaraan 1 Abad NU sehingga menjadikan banyak warga maupun tokoh-tokoh NU menginginkan Erick Thohir bisa mendampingi Pak Ganjar dan ditawarkan ke publik," ujar Gus Ipul.

 

Jika bisa dipasangkan, Gus Ipul yakin Ganjar-Erick merupakan pasangan ideal yang bisa ditawarkan ke publik. Ganjar dengan pengalaman birokrasinya yang telah dua periode memimpin Jawa Tengah dipadukan dengan Erick yang merupakan tokoh muda yang memiliki visi kuat, menurutnya sangat cocok untuk berpasangan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement