Senin 12 Jun 2023 09:05 WIB

Bertambah Tiga, Jamaah Haji Jatim Wafat di Tanah Suci Jadi 13 Orang

Asrama Haji Embarkasi Surabaya sudah memberangkatkan 50 kloter.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Yusuf Assidiq
Ibadah haji/ilustrasi
Ibadah haji/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Husnul Maram mengungkapkan adanya tambahan tiga jamaah haji asal Jatim yang meninggal di Tanah Suci. Yakni, Bhunidhi Sahumi Samit (76) asal Kabupaten Sumenep, Asnawi Said Mihi (61) asal Kabupaten Malang, dan Mukamad (59) asal Kabupaten Sidoarjo.

"Dengan adanya tambahan tiga orang yang wafat, total jamaah haji Jatim yang wafat di Tanah Suci sejumlah 13 orang. Atau 32 persen dari total nasional 41 orang," kata Maram, Senin (12/6/2023).

Selain itu, imbuh dia, ada enam jamaah haji Embarkasi Surabaya yang tertunda keberangkatannya dan masih menjalani perawatan di RSU Haji. Selain enam jamaah yang sakit, ada tiga pendampingnya yang juga turut menunda keberangkatan ke Tanah Suci.

Ketika sudah memungkinkan untuk diberangkatkan, papar dia, kesemuanya akan langsung diberangkatkan. Maram melanjutkan, untuk jamaah haji yang batal berangkat tahun ini dan dikembalikan ke daerah asal ada 10 orang.

 

Rinciannya ada tujuh jamaah haji yang dipulangkan akibat sakit, dan tiga jamaah haji wanita yang dipupangkan lantaran hamil muda. Secara keseluruhan, Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) sudah memberangkatkan 50 kloter.

Jumlah jamaah haji yang berangkat 21.875 orang dan petugas haji 250 orang.  Jamaah dan petugas haji yang diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya mencakup 60 persen dari keseluruhan jamaah yang berangkat tahun ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement