Selasa 25 Jul 2023 12:50 WIB

Mulai 1 Agustus, Bandara Ahmad Yani Layani Penerbangan Langsung Semarang-Madinah

Pesawat akan berangkat dari Semarang pada pukul 09.15 WIB.

Aktivitas calon penumpang transportasi di Terminal Penumpang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah.
Foto: dok. istimewa
Aktivitas calon penumpang transportasi di Terminal Penumpang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Bandara Ahmad Yani Semarang akan melayani penerbangan langsung menuju Madinah, Arab Saudi, mulai 1 Agustus 2023 oleh maskapai Lion Air. Untuk rute tersebut, pesawat akan berangkat dari Semarang pada pukul 09.15 WIB dan dijadwalkan tiba di Madinah pada 17.15 waktu setempat.

Sementara untuk kepulangan, dari Jeddah pukul 20.25 waktu setempat dan tiba di Semarang pukul 12.55 WIB. Penerbangan menggunakan Boeing 737-9. Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menyatakan penerbangan perdana ini menandai upaya Lion Air dalam memperluas jaringan destinasi dan menawarkan lebih baik bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan perjalanan umrah dan wisata yang semakin meningkat dari Jateng khususnya.

Danang menjelaskan sejumlah pertimbangan sehingga Lion Air memutuskan untuk membuka rute penerbangan langsung dari Semarang ke Madinah. Pertama, tren generasi yang semakin mandiri dan berkembang pesat, semakin banyak kalangan muda mudi dari wilayah Semarang yang mengakui pentingnya menjalankan ibadah sambil mengeksplorasi dunia sebagai bagian dari lifestyle mereka.

Kedua, jamaah umrah dan wisatawan dari Jateng dan sekitarnya akan memiliki pilihan penerbangan yang lebih mudah dan nyaman menuju Kota Suci Madinah karena tidak perlu lagi melakukan transit atau berganti pesawat di kota lain di Indonesia.

 

Ketiga, menghemat waktu dan biaya sehingga menjadi lebih murah dan efisien. Keempat, meningkatkan konektivitas antara Jateng dan wilayah di sekitarnya dengan Saudi. Harapannya, hal ini akan mendukung pertumbuhan perekonomian serta membuka peluang untuk kerja sama bisnis dan perdagangan antarkedua wilayah.

"Lion Air sangat antusias memperkenalkan rute baru ini. Penerbangan perdana Semarang-Madinah menjadi bukti komitmen Lion Air dalam mendukung sektor pariwisata sesuai kampanye semarak musim panas (rethink summer) Saudi guna mengakomodir kebutuhan perjalanan umrah dari Indonesia," ujar Danang.

Selain itu, adanya kunjungan jamaah umrah dan wisatawan melalui Semarang, diharapkan ekonomi daerah di Jateng dan sekitarnya juga akan mengalami pertumbuhan. "Pengeluaran wisatawan untuk akomodasi, makanan, oleh-oleh, dan berbagai layanan lainnya akan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal," ujar dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement